Nasional

Bangkai Paus Sepanjang 22 Meter Terdampar di Seram

Bangkai seekor paus ditemukan warga mengambang dan terdampar di tepi laut Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Rabu (10/5/2017) sore.(Foto:Ist)

AMBON, KabarSelebes.com – Bangkai seekor paus ditemukan warga mengambang dan terdampar di tepi laut Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Rabu (10/5/2017) sore.

Bangkai paus itu pertama kali ditemukan sejumlah warga yang hendak pergi ke pantai di dusun tersebut sekira pukul 16.00 WIT. Penemuan itu sontak menggegerkan warga di dusun tersebut.

Kapolsek Huamual Ipda Idris Mukadar membenarkan adanya penemuan bangkai paus tersebut. Dia mengaku hingga malam ini, bangkai paus itu masih berada di pantai tersebut.

BACA JUGA :  Komisi V DPR Inginkan Modernisasi Pelabuhan-pelabuhan Luwuk

“Bangkai paus itu ditemukan warga tepat di Dusun Hulung, sampai saat ini masih berada disana,” kata Mukadar, Rabu malam.

Dia menjelaskan, semula warga mengira kalau bangkai paus yang ditemukan itu adalah cumi raksasa, namun setelah diperiksa ternyata hewan tersebut lebih mirip paus.

Bangkai paus ini diperkirakan sepanjang 22 meter.(Foto:Ist)

Sejumlah nelayan yang menemukan bangkai Paus ini di Seram Maluku.(Foto:Ist)

”Awalnya warga mengira itu cumi, tapi setelah diperiksa ternyata bangkai paus karena lebih mirip dengan paus,” ujarnya.

Menurut dia, setelah diperiksa, anggota Babimkantibmas setempat bersama warga juga ikut mengukur panjang paus tersebut.

”Panjang paus itu mencapai 22 meter dan lebar 4 meter. Warga juga menemukan taring sepanjang 4 meter di bangkai ikan paus tersebut,” katanya.

BACA JUGA :  22 Perwakilan Kerajaan akan Hadir di Penobatan Raja Tolitoli

Dia menduga paus raksasa itu telah mati sejak beberapa hari yang lalu sebab bagian tubuh ikan tidak sempurna lagi. Selain itu bagian perut ikan juga telah hancur.

”Kalau dilihat dari kondisi bangkai ikan paus itu, kemungkinan ikannya sudah mati sejak beberapa hari lalu,” tuturnya.

 

Sumber: Kompas.com

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini: