Sulawesi Tengah

Punya Banyak Kesalahan, Direktur PDAM Donggala Diminta Mundur

Demo ratusan karyawan PDAM Uwe Lino Donggala.(Foto:SCTV/Liputan6.com)

PALU, KabarSelebes.com – Seratusan karyawan PDAM Uwe Lino, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah berunjukrasa di depan kantornya Senin. Mereka menuntut Direktur Utama, Arifin Abdurrahim mundur setelah melakukan banyak kesalahan, Senin (22/5/2017).

Tercatat delapan poin yang menjadi alasan mereka menuntut Direktur PDAM mundur yakni hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Supriyadi Laupe, PDAM Donggala pada tahun buku 2016 mengalami kerugian yang sangat signifikan sebesar Rp 5,29 miliar.

Angka itu, kata dia, sangat jauh berbeda dibandingkan tahun buku 2015 yang mengalami kerugian Rp 481,56 juta. Sementara utang jangka panjang pada pemerintah pusat telah dihapuskan pada tahun 2016.

BACA JUGA :  Jangan Lupa Nonton Film Kaili di XXI Palu 9 November 2017

Diduga ada pemberian gratifikasi kepada anggota DPRD Kabupaten Donggala untuk pengesahan Peraturan Daerah tentang PDAM Kabupaten Donggala.

Pembangunan sistem baca meter melalui handphone yang belum selesai, akan tetapi dananya sudah dibayarkan kepada pihak penyedia. Sehingga mulai bulan Januari 2017 hingga saat ini, meteran pelanggan masih dibaca dengan cara manual, yang berdampak pada penurunan pendapatan PDAM Kabupaten Donggala yang sangat signifikan. Kemudian rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) yang tidak dilaksanakan.

Selanjutnya penyalahgunaan wewenang dengan menerima pegawai tanpa melalui prosedur yang benar, menempatkan anak kandung sebagai bendahara pengeluaran dan keponakan di bagian pembelian. Dimana keduanya masih berstatus kontrak yang diangkat menjadi karyawan dengan status 80 persen dalam wakktu singkat.

BACA JUGA :  Jelang Kedatangan Panglima TNI di Poso, Aparat TNI Masih Bersiap

 

 

Sumber: Beritasatu.com

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini: