Sulawesi Tengah

Coba Bebaskan Kawannya dari Sandera, Petani di Parimo Tewas Ditembak OTK

Jenazah petani di Parimo yang dilarikan ke RSU Anuntaloko Parigi.(Foto:Ibach/Palu TV)

PARIGI MOUTONG, KabarSelebes,com – Seorang petani di Desa Lobu, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tertembus timah panas. Korban diduga tewas ditembak kelompok bersenjata setelah berusaha menyelamatkan kawannya yang disandera kelompok tersebut di pegunungan Parigi.

Korban yang diidentifikasi bernama Samson (31) alias Suju ditemukan tewas diperkebunan warga akibat ditembak kelompok bersenjata. Korban Suju tewas dengan luka tembak di dada kirinya.

Menurut keterangan warga, aksi penembakan itu terjadi ketika korban memergoki munculnya sekelompok orang tak dikenal bersenjata lengkap. Saat itu, korban melihat temannya tengah disandera oleh kelompok tersebut dan berusaha menyelamatkannya.

BACA JUGA :  Video Warga Buang Sampah di Laut Donggala bikin Menteri Susi Geram

“Warga bilang ada temannya yang sedang jaga durian disandera oleh tujuh pria bersenjata api. Korban naik ke kebun dan menyelamatkan kawannya tapi setelah itu ada bunyi tembakan dan kami temukan korban sudah meninggal,” kata Sofyan Hulopi, kepala Desa Lobu Kamis siang.

Warga sekitar kebun yang mendengar suara tembakan langsung mendatangi lokasi kejadian dan menemukan korban sudah tergeletak. Sayangnya, nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi akibat banyak mengeluarkan darah.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSU Anuntaloko Parigi, untuk divisum.

Saat ini Tim satgas Tinombala tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata itu yang diduga sisa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.(ABD)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Nilai Tukar Petani Sulteng Turun 0,82 Persen

PALU,KabarSelebes.com...

Korem 132 Tadulako Launching Gerakan Moral “Aku Cinta Indonesia”

PALU,...

Jembatan Putus Dihantam Banjir, Warga Tolitoli Terpaksa Gunakan Rakit

TOLITOLI,...

Close