Sulawesi Tengah

Empat Hari Menghilang, Siswi SMAN 1 Parigi Ini Ditemukan Tewas Mengenaskan

Polisi mengevakuasi mayat seorang siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang hilang empat hari sejak Rabu (15/11/2017). FOTO: IST

TOBOLI, KabarSelebes.com – Seorang siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang hilang empat hari sejak Rabu (15/11/2017) akhirnya ditemukan, namun dalam kondisi tewas.

Korban yang teridentifikasi bernama Rina (17), siswi kelas III SMAN 1 Parigi Utara itu ditemukan pada Sabtu (18/11/2017) sekira pukul 09.00 Wita di semak-semak dekat kebun warga di Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara dengan masih berpakaian seragam sekolahnya.

Kapolres Parimo AKBP Sirajuddin Ramly yang dikonfirmasi SultengTerkini.com melalui WhatsApp, Sabtu, membenarkan penemuan mayat tersebut.

BACA JUGA :  Kakanwil Kemenag Sulteng Minta Operator KUA Ikuti Perkembangan Teknologi

Ia mengatakan, mayat yang ditemukan itu bernama Rina (17), warga Dusun IV Desa Toboli, Parigi Utara yang hilang dari rumah sejak Rabu (15/11/2017).

Kapolres Sirajuddin Ramly mengatakan, menurut keterangan keluarga korban, pada Rabu (15/11/2017) sekira jam 07.00 pagi Wita korban Rina menuju sekolah di SMAN 1 Parigi Utara dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak dan melewati kebun-kebun warga untuk mengikuti simulasi ujian berbasis komputer.

Namun saat dicek di sekolah, oleh guru dan teman-temannya menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak ada di sekolah.

Kemudian oleh guru dan teman-temannya mengecek di rumahnya dan saat dicek disampaikan oleh keluarga korban bahwa yang bersangkutan sudah ke sekolah sejak pagi jam 07.00 Wita.

BACA JUGA :  SUTET Roboh Akibat Banjir, Sulteng Langsung Gelap Gulita

“Saat ditemukan kondisi jenazah sudah rusak dan membusuk karena diperkirakan meninggal sudah beberapa hari,” kata orang pertama di Polres Parimo itu.

Polisi yang mendapat informasi penemuan mayat itu segera mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

Selain menghimpun barang bukti dan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian, polisi juga mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian siswi kelas III SMAN 1 Parigi Utara tersebut. “(Penyebab kematiannya) Masih tunggu visum dan hasil lidik,” tegas mantan Kasubdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng itu.(CAL/STC)

 

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini: