Sulawesi Tengah

Gara-gara Cekik Oknum Polisi, Warga Baliase dan Binangga Malah Bentrok, Satu Anggota TNI Terluka

bentrok marawola

Mobil dinas milik Koramil Marawola yang terkena lemparan warga.(Foto:Abdee)

PALU, Kabar Selebes – Hanya karena masalah sepele, yaitu mencekik leher seorang warga yang juga adalah oknum anggota kepolisian, warga dua desa di Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi terlibat bentrok fisik. Bentrokan itu mengakibatkan poros Palu – Bangga tidak bisa dilewati selama hampir dua jam.

Dua desa yang bertetangga yang terlibat bentrokan itu adalah Desa Binangga dan desa Baliase sekira pukul 00.45 WITA Sabtu (6/1/2018) dinihari. Warga dua desa itu terlibat saling lempar menggunakan batu di perbatasan kedua desa. Bahkan, beberapa warga terlihat mempersenjatai diri dengan senjata tajam. Bahkan, beberapa kali suara senjata rakitan jenis dum-dum terdengar.

BACA JUGA :  Rani Diendorse Beragam Produk Hingga Kandidat Bupati

Aparat TNI dari Koramil Marawola langsung terjun ke lokasi bentrokan dan mengamankan situasi agar tidak semakin melebar. Namun sayang, akibat mengamankan warga, kendaraan dinas milik Koramil Marawola terkena lemparan batu dan mengalami retak di kaca depan.

Bukan hanya itu, seorang anggota TNI juga terluka di bagian tangan kiri akibat terkena serpihan dum-dum yang ditembakkan warga.

Hampir dua jam terlibat bentrokan, aparat kepolisian dari Polres Sigi dibantu anggota Koramil Marawola berhasil memukul mundur warga dan mengamankan perbatasan kedua desa. Warga pun berangsur mencair dan sekitar pukul 02.30 dini hari situasi berhasil dikendalikan.

Informasi yang diperoleh dari lokasi menyebutkan, bentrokan ini bermula dari keributan kecil yang melibatkan dua orang warga di Desa Boya Binangga di rumah salah seorang warga yang akan menggelar hajatan. Keributan kecil itu berujung dengan aksi pencekikan seorang warga desa Binangga yang belakangan diketahui adalah seorang oknum anggota polisi.

BACA JUGA :  TNI-Polres Donggala Olahraga Bersama dan Kerja Bakti

Informasi itu akhirnya sampai ke telinga warga Binangga yang mengira warganya dianiaya di desa tetangga. Akibatnya warga desa itu terkosentrasi dan menyerbu desa Baliase.

Untuk meredam aksi lanjutan, aparat kepolisian, TNI, aparat desa dan tokoh masyarakat langsung menggelar pertemuan. Hasilnya, kedua desa diminta untuk menahan diri dan sepenuhnya kejadian itu diserahkan kepada aparat keamanan.(ABD)

 

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Rem Blong, Truk Bermuatan Pertalite Masuk Jurang dan Terbakar di Toboli

PARIGI...

Menaker: Bayar Gaji di Bawah UMP bisa Kena Pidana

JAKARTA,...

Belum Dilaunching, All New Rush sudah Diinden di Sulawesi

MAKASSAR,...

Close