Nasional

NasDem Komitmen Tolak Politik Transaksi pada Pileg, Pilkada dan Pemilu

Ahmad Ali

Ahmad H. Ali

PALU, Kabar Selebes – Partai Nasdem tetap pada komitmennya menolak politik transaksi  (mahar) pada pemilihan legislatif, kepala daerah dan pemilihan umum.

“Nasdem hadir karena banyak alasan. Salah satu alasan yaitu karena kekuatan politik partai lemah, dikarenakan faktor transaksional,” ungkap Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad M Ali Kamis (4/1/2018).

Kata Ahmad M Ali, adanya budaya transaksional melemahkan partai politik yang berdampak terhadap menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap partai.

Ia menegaskan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh telah berkomitmen untuk menolak politik dengan syarat mahar. Ini kemudian menjadi dasar dan alasan Nasdem hadir di kanca perpolitikan.

“Kalau Surya Paloh berada di partai politik lain dan kemudian menganpanyekan tanpa mahar, maka akan sulit diterima oleh masyarakat. Karena, budaya transaksional telah tertanam di masyarakat. Maka Surya Paloh akan susah mengimplementasikan cita – cita idealis itu,” sebut Ka Mad, sapaan akrab Ahmad M Ali.

BACA JUGA :  Diduga Gara-gara Berita, Pemred Kaili Pos Dikeroyok di Warkop

Selanjutnya, kata dia, jika ada partai lain yang mengampanyekan politik tanpa mahar, maka masyarakat sulit untuk mempercayai. Karena dinilai terlibat dalam praktek transaksional.

Ia menguraikan survei yang dilakukan oleh internal Partai Nasdem mengapa sehingga ada korupsi, karena maharnya adalah mahar politik.

“Setiap anak negeri yang memiliki cita – cita, yang ingin membangun bangsa lewat jalur – jalur politik, selalu dibayang bayangi dengan tingginya mahar politik,” urainya.

Bagaimana tidak, anggota Komisi VII DPR ini menduga untuk mendapatkan dukungan politik pada pemilihan seseorang harus membayar ratusan juta/ kursi.

Nasdem ingin melawan budaya ini. Nasdem memberikan ruang kepada semua anak negeri bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama.

BACA JUGA :  Perkara Narkotika dan Pencurian Masih Mendominasi di Sulteng

“Nasdem selalu menjadi faktor integritas figur yang utama, siapapun dia, entah anak petani atau anak pegawai negeri bisa bergabung di Nasdem tanpa mahar apapun,” tegasnya.

Hal ini untuk membasmi budaya korupsi, serta tidak memberikan beban kepada anak negeri sehingga dapat mengimplementasi cita – cita idealisnya.(ALA)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
IAIN Palu Telusuri  Datokarama, Sang Pembawa Islam di Sulawesi Tengah

PALU,...

Razia Penumpang Kapal, Polres Tolitoli Temukan Sabu 500 Gram di Keranjang Pasutri

TOLITOLI,...

Setelah Dondo, Giliran Polsek Damsel Bekuk Dua Pengedar Sabu

TOLITOLI,...

Close