Sulawesi Tengah

Capai Target Luas Tanam Padi dan Jagung, Bupati Poso Terima Penghargaan

Bupati Poso Upsus Pajala

Bupati Poso, Gubernur Sulteng, Danrem 132/Tadulako, Dandim 1307/Poso, dan Kadis Pertanian Kabupaten Poso.

PALU, Kabar Selebes – Upaya Kabupaten Poso untuk mencapai target luas tanam padi dan jagung, sebagai wujud dalam mendorong program pemerintah pusat, melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, membuahkan hasil.

Dalam rapat kerja daerah (Rakerda) evaluasi sasaran tambah tanam Upsus Pajala dan Babe 2017, dan pemantapan program/kegiatan Upsus peningkatan produksi Pajala dan Babe 2018, Kabupaten Poso menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola.

Penghargaan itu diberikan melalui kegiatan yang digelar oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, di Melinea Ballroom Hotel Best Western, Jalan Basuki Rahmat, Palu, Sulawesi Tengah.

BACA JUGA :  Kepala Daerah se-Sulawesi Diskusikan Hasil Temuan BPK RI di Manado

Kabupaten Poso menjadi satu-satunya kabupaten yang berhasil dalam pencapaian target luas tanam padi untuk musim tanam 2017, se Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, Kabupaten Poso juga mencapai target luas tanam jagung untuk musim tanam 2017 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, bersama dua kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Banggai dan Buol.

upsus pajala

Dalam acara pembukaan yang dihadiri sekitar 631 orang peserta, termasuk pimpinan daerah dan pejabat terkait se Sulawesi Tengah itu, Penanggung Jawab Upsus Pajala dan Babe untuk wilayah Sulteng, yang notabene merupakan Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Kementan, Dr Ir Mat Syukur, MS hadir memberi arahan.

Dalam penyampaiannya, Mat Syukur menyebutkan bahwa berdasarkan evaluasi pencapaian target tahun 2017, Sulteng telah mencapai target. “Padi dan jagung positif pencapaiannya, atau lebih baik dari tahun 2016.
Sedangkan untuk kedelai, masih harus ditingkatkan,” sebutnya.

BACA JUGA :  Perusahaan Arab Tertarik Garap Pulau Sombori di Morowali

Selain itu, Komandan Korem 132/Tadulako, Kolonel Inf Agus Subiyanto SE MSi juga memberi arahan dalam kegiatan tersebut, sebagai mitra kerja Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulteng. Pejabat lainnya yang turut memberikan arahan adalah Satgas Pangan Sulteng, Kajati, dan Ombudsman Sulteng.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng, Ir Trie Iriany Lamakampali, dalam laporannya mengakui kekurangan dalam pencapaian target yang diupayakan. “APBNP disentuh akhir tahun, sehingga pencapaian yang dihasilkan masih belum maksimal,” tandasnya. Karena itu pihaknya berharap dukungan dan perhatian dari semua pihak terkait, terutama pemerintah pusat, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Setelah Gubernur Longki resmi membuka kegiatan Rakerda tersebut dan membacakan sambutannya, acara pembukaan diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas dan nota kesepahaman bersama, antara Gubernur Sulteng, Danrem 132/Tadulako, dan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng.

BACA JUGA :  Pasca Bom di Surabaya, Mapolres Poso Tingkatkan Pengamanan

Selain itu juga, dilakukan penandatanganan pakta integritas Dandim dengan Kadis Pertanian Kabupaten dan Kota se Sulteng, tentang kerja sama usaha pertanian jagung, serta penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Gubernur Sulteng dengan Dirut Bank Sulteng bersama Kadis Pertanian Kabupaten dan Kota. (MITA)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Darurat, Ratusan IRT di Palu Idap HIV/AIDS

PALU,...

Temu Gubernur, Rektor IAIN Palu Sampaikan Dukungan Visi dan Misi Gubernur

PALU,...

Innalillahi, Kadis Perhubungan Sulteng Haris Renggah Meninggal Dunia

PALU,...

Close