Pilkada

Ribuan Pendukung TAHAJUD Saksikan Pegelaran Wayang Kulit

Wayang kulit Tahajud1

Calon bupati Morowali Taslim saat menerima wayang kulit dari warga.(Foto:ist)

MOROWALI, Kabar Selebes – Lapangan sepak bola Lantula Jaya, kecamatan Witaponda, sesak dipadati pengunjung menyaksikan pegelaran seni wayang kulit semalam suntuk yang dipersembahkan pasangan Taslim – Najamuddi (TAHAJUD), sabtu malam (3/2)

Pegelaran seni wayang kulit ini dihadiri langsung Ki Mustiko Bayu Wibowo, S.Sn, Putra angkat dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, sebagai Dalang dan Elisha Orcarus Allaso, S.Sn, Alumni Institute Seni Indonesia, Yogyakarta sebagai Sinden dan Pementasan oleh Prof. DR. Winarko Efendi, SE, MM, MH, Ketua Harian Kerukunan Keluarga Jawa, Sulawesi Tengah.

Tidak tanggung-tanggung, sejak senja jelang malam warga masyarakat kecamatan Witaponda dan Bumiraya yang mayoritas adalah keluarga jawa mulai berdatangan dengan membawa perlengkapannya masing-masing seperti tikar, bangku dan kebutuhan pribadi lainnya walau panitia penyelenggara telah menyiapkan tempat buat pengunjung.

BACA JUGA :  Kantor DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah Segera Diresmikan

Bahkan, ada warga datang dengan membawa ayunan anak hanyak untuk menyaksikan pegelaran seni yang telah lama mereka nantikan itu.

Wayang kulit Tahajud2

Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Morowali Taslim-Najamuddin (Tahajud) bersama ribuan warga menyaksikan pagelatan wayang kulit.(Foto:ist)

Selain pementasan seni wayang kulit, berbagai pegelaran juga menyertai seperti kuda lumping hingga dangdutan dengan menampilkan artis dandut berasal dari kota Malang.

Pasangan calon Bupati – Wakil Bupati Taslim-Najamuddin (TAHAJUD) dan pimpinan partai koalusi, juga tampak hadir berbaur bersama warga. Sesekali mereka naik di atas panggung manyapa ribuan pengunjung yang memadati lapangan sepak bola lantula jaya tempat pementasan seni wayang kulit dilangsungkan.

Taslim, dalam sambutan pembukaan pegelaran menyebutkan, bawa dilangsungkannya pegelaran ini selain sebagai wujud dukungan atas keragaman budaya dimorowali, dia juga mengaku bahwa pementasan ini adalah wujud syukur pasangan TAHAJUD atas dukungan keluarga Jawa pada mereka.

BACA JUGA :  Kutuk Aksi Terorisme, Nasdem Dukung Presiden Ambil Langkah Strategis.

Sebelumnya, Taslim mengungkapkan Pengelaran ini dimaksudkan sebagai wudud dukungan pasangan Taslim-Najamuddin (TAHAJUD) akan keragaman kekayaan budaya yang hadir di Kabupaten Morowali.

“Identitas keluarga kita di Witaponda dan Bumiraya, Morowali, yang mayoritasnya adalah Jawa, tidak boleh hilang hanya kerena mereka telah lama meninggalkan tanah leluhurnya. Budaya mereka harus menjadi bagian dari kekayaan budaya yang dimiliki kabupaten Morowali,” ungkap Taslim beberapa waktu lalu.

“Bukan hanya keluarga Jawa, tapi juga keluarga kita yang lain seperti Toraja, Tolaki, Bugis, Bali dan Lombok. Kita harus mengajak mereka untuk menjadi tuan rumah di Morowali,” tegas mantan Wakil ketua DPRD Morowali itu.

Hingga pukul 04.00 wita dini hari (04/2), warga terus antusias menyaksikan pegelaran yang dipandu langsung Prof. DR. Winarko Efendi, SE, MM, MH, Ketua Harian Kerukunan Keluarga Jawa Sulawesi Tengah itu.(*/ALA)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Kelelahan, 11 WNA Asal Belanda Dievakuasi dari TNLL

PALU,...

Ahmad Ali Kunjungi Kulolu Warga Dapat Air Bersih

GANTI,...

Tebus Biaya Persalinan, Cleaning Service Ini Curi Berkas Keuangan DPR Sulteng dan Dijual di Kiloan

PALU,...

Close