Sulawesi Tengah

Yayasan ICI dan IP2I Gelar Dzikir Akbar

ICI Dzikir

Dzikir akbar yang diselenggarakan oleh Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI) dan Ikatan Persaudaraan Perubahan Indonesia (IP2I).(Foto:Ist)

PALU, Kabar Selebes – Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI) dan Ikatan Persaudaraan Perubahan Indonesia (IP2I), kembali menggelar dzikir Akbar. Sabtu, 03 Maret 2018 dzikir akbar digelar di Lapangan MTS Alkhairat, Desa Bora dan Minggu, 04 Februari 2018 dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Enu.

Zikir akbar tersebut dilakukan dalam rangka mendoakan Pue Lasadindi Mangge Rante, agar menjadi pahlawan nasional.

Ketua sekaligus pendiri Yayasan ICI , Nilam Sari Lawira mengatakan, sebagai sosok yang berperan dalam siar agama islam serta pendidikan di tanah kaili, sudah selayaknya Pue Lasadindi atau yang di kenal dengan Mangge Rante, di dorong menjadi pahlawan nasional.

“Saya mengajak kita semua yang hadir disini untuk mendoakan supaya perjuangan kami untuk meloloskan Pue Lasadindi menjadi pahlawan nasional dimudahkan,” ujarnya.

Nilam Sari Lawira yang juga ketua dewan pembina IP2I mengingatkan kembali kepada peserta dzikir akbar tentang banyaknya amalan-amalan yang ditinggalkan Mangge Rante semasa hidupnya serta bagaimana Mangge Rante mengajarkan tentang patuh terhadap guru, bekerja keras dan banyak hal lainnya yang bisa dijadikan pedoman hidup.

Nilam menyebutkan, Desa Enu merupakan desa tempat kelahiran Mangge Rante, perjuangan Mangge Rante sangat mulia dalam menyebarluaskan agama islam di Tanah Kaili.

Hal yang sama diungkapkan ketua umum DPP IP2I, Muhammad J. Wartabone. Ia berharap kehadiran ribuan jamaah zikir tersebut dapat mendukung Pue Lasadindi sehingga tokoh penyebar Islam di tanah kaili itu dapat dinobatkan sebagai pahlawan nasional.

“Saya berharap doa dari ribuan jamaah dzikir akbar ini dapat dikabulkan oleh Allah SWT, sehingga Pue Lasadindi menjadi pahlawan nasional,” harapnya.

Dzikir akbar yang berlangsung dengan penuh khusyuk tersebut di dipimpin langsung oleh Syekh Fikri Bin Thorik Alkatsiri.

Ia mengajak Jamaah agar meneguhkan hati dan memperjuangkan alim ulama tanah kaili menjadi pahlawan nasional, sebagai bentuk pengakuan negara atas perjuangan mereka.

Selain menggelar dzikir akbar, panitia juga melakukan pengundian hadiah umroh gratis terhadap masyarakat yang ikut dalam zikir. Alhasil Empat warga di dua Kabupaten mendapatkan hadiah umroh gratis. (Sarifah Latowa)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Viral, Anggota Polisi di Sigi Antar Jenazah dengan Sepeda Motor

PALU,...

Tokoh Agama dan Kepolisian di Poso Deklarasikan Gerakan Anti Ujaran Kebencian dan Hoax

POSO,...

Ahmad M. Ali Ajak Politisi Golkar Bertarung di Nasdem

PALU,...

Close