Sulawesi Tengah

Danrem 132/Tadulako Tinjau Pelaksanaan Opster di Poso

Opster Poso1

Danrem 132/Tadulako, Kolonel Inf Agus Subiyanto bersama Dandim 1307/Poso, Letkol Inf Dody Triyo Hadi, didampingi pejabat TNI lainnya dijajaran Korem dan Kodim setempat, melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan sasaran kegiatan Operasi Teritorial TNI Sintuwu Maroso Tahun 2018.

POSO, Kabar Selebes – Danrem 132/Tadulako, Kolonel Inf Agus Subiyanto bersama Dandim 1307/Poso, Letkol Inf Dody Triyo Hadi, didampingi pejabat TNI lainnya dijajaran Korem dan Kodim setempat, melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan sasaran kegiatan Operasi Teritorial TNI Sintuwu Maroso Tahun 2018.

Agus Subiyanto yang tiba di bandara Kasiguncu Poso, Selasa (17/4/18), langsung menuju Koramil-09/Poso, dan selanjutnya meninjau Kotis Opster untuk melihat grafik hasil fisik Opster TNI. Usai pengecekan itu dilakukan, Agus Subiyanto memberikan pengarahan singkat kepada perwira dan staf Opster TNI, di Aula Koramil-09/Poso.

BACA JUGA :  Coret 3 Pemain, Pelatih Celebest FC Ajak 3 Pemain Lokal Latihan

Usai melakukan kegiatan internal, Danrem 132/Tadulako bersama rombongan meninjau sasaran Opster di kecamatan Poso Pesisir. Mereka mendatangi rumah tinggal Mukardin dan Mukrin di desa Mapane, yang menjadi sasaran fisik pembangunan perumahan dalam pelaksanaan Opster TNI 2018 di Poso. Sasaran lainnya yang ditinjau adalah rumah milik Inyo Wengkao, di desa Lanto Jaya, Landangan.

Dari hasil pengecekan lapangan dan peninjauan yang dilakukan, Danrem 132/Tadulako menyatakan bahwa hasil pelaksanaan Opster, yang dibuka pada Senin (12/3/18) lalu telah mencapai 50 % untuk RTLH dari jumlah 71 unit rumah. Sedangkan untuk rehab rumah ibadah telah mencapai 75 %. Selain itu program pengobatan dan sunatan massa juga dinilainya berjalan baik. “Sudah ada 600 anak yang kita sunat. Mulai dari Poso sampai ke Tojo Unauna, termasuk pulau terpencil,” tutur Agus Subiyanto.

BACA JUGA :  Rapat Pembentukan Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Tolitoli Dihadiri Tujuh Parpol

Menurut Danrem 132/Tadulako, pelaksanaan Opster bertujuan untuk mendukung program pemerintah. “Yang pertama, Opster ini tujuannya sesuai Undang-Undang, yaitu kita membantu pemerintah daerah dalam proses percepatan pembangunan, mensejahterakan masyarakat, sehingga keberadaan kita ini bisa dirasakan oleh masyarakat. Contohnya rumah dibelakang ini, yang tadinya tidak layak huni, sekarang Alhamdulillah sudah bisa dihuni bersama keluarga,” ujar Agus Subiyanto.

Kolonel Agus juga menyatakan, dengan pelaksanaan Opster, diharapkan membuat Poso menjadi semakin aman. “Kita buat Poso ini aman. Sesuai mottonya pak bupati, Poso aman, sejahtera, dan sebagainya. Sehingga rekan-rekan kita yang masih dihutan itu bisa turun, karena memang dengan operasi ini mudah-mudahan mereka sadar, bahwa Poso ini kita buat menjadi semakin baik. Kalau dia punya masalah kita bantu,” harapnya.

BACA JUGA :  20 Tahun Deklarasi HAM PBB, Eva Bande: Stop Kriminalisasi Perempuan Aktivis HAM

Sementara itu, warga yang rumahnya menjadi sasaran dari pelaksanaan Opster mengaku senang dan terbantu. Mereka berharap program TNI untuk membantu masyarakat, dapat terus berlanjut. “Kami merasa senang. Keluarga berterimakasih banyak, karena kami sudah dibantu bapak-bapak TNI. Kami suami isteri serta anak senang,” aku Inyo Wengkao. (Mitha)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Hotel Bintang 3 Diresmikan, Pertanda Situasi Poso Semakin Membaik

POSO,...

Edarkan Shabu, Buruh Lepas Dibekuk Tim Gabungan Polres Tolitoli

TOLITOLI,...

Biadab, Bapak Cabuli Anak Kandungnya Sendiri di Tolitoli

TOLITOLI,...

Close