Sulawesi Tengah

Dua WNA Ilegal dan Penerjemah Kabur ke Kebun Warga

Kepala Imigrasi Palu Suparman (kiri), WNA ilegal asal China Huang Lhiang dan Dandim Donggala Letkol Kav I Made Mahayudiksa (kanan) di Kodim 1306/Dgl, Palu, Sabtu sore. (Foto: Patar)

PALU, Kabar Selebes – Dua warga negara asing (WNA) asal China kabur saat digrebek Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) dari Imigrasi Pqlu dan Unit Intel Kodim 1306/Dgl dilaporkan kabur ke kebun warga sekitar tambang emas ilegal di Desa Kayu Boko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Penerjemah sekaligus penunjuk jalan bernama Idrus juga ikut melarikan diri. Idrus diketahui berasal dari Batam, Kepulauan Riau.

Hal ini terungkap ketika Kepala Imigrasi Palu Suparman memberikan keterangan pers di Kodim 1306/Dgl, Sabtu sore.

BACA JUGA :  Gempa Bumi 4,5 SR Guncang Palu

Sebelumnya, tim Pora menangkap satu orang bernama Huang Lhiang dalam sebuah penggerebekan di Desa Kayu Boko, Sabtu pagi.

Sebeum ditangkap, tim Pora menelusuri keberadaa WNa ilegal tersebut dengan mendatangi sebuah penginapan di Kelurahan Masigi, Parigi Moutong.

Menurut Suparman, saat digrebek, Huang Lhiang tidak dapat menunjukan dokumen keimigrasian. Huang Lhiang bahkan tidak dapat berkomunikasi dengan tim Pora, karena hanya bisa berbahasa Mandarin.

Saat ini, Huang Lhiang diamankan petugas Imigrasi Palu untuk diperiksa dan proses deportasi. (patar)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Rase-Rase Demokrasi, Konser Musik Menyatukan Sikap Politik Lebih Dewasa

PALU,...

Satu WNA Ilegal Asal China Ditangkap, 2 Kabur

PALU,...

Basarnas Helat Rakor Penguatan Fungsi dan Potensi SAR

PALU,...

Close