Sulawesi Tengah

Harga Daging Tembus Rp127 Ribu per Kilogram, Banggai Minta Pasokan Daging Impor

PALU, Kabar Selebes – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banggai Hasrin Karim meminta pasokan daging impor karena harga saat ini sudah mencapai Rp127 ribu per kilogram.

“Belum masuk Ramadan saja harganya sudah Rp127 ribu sehingga kami meminta perhatian agar bisa dipasok daging impor dari Bulog,” kata Hasrin Karim saat Rapat Koordinasi Stabilisasi Harga dan Stok, Pasokan Barang Kebutuhan Menjelang Ramadhan 1439 Hijriah/2018 M di Best Western Palu, Kamis siang, 3 Mei 2018.

Menurut Hasrin, kebutuhan daging di Banggai antara 100 sampai 200 kilogram per hari. Tapi bila pasokan juga ke restoran dan rumah makan, maka kebutuhan akan lebih besar lagi.

BACA JUGA :  Viral, Pelajar SMP di Poso Aniaya Orang Gila hingga Masuk Rumah Sakit

Tambah Hasrrin, harga sapi 8 sampai 20 juta per ekor, tapi daging hanya 100 sampai 120 kilogram per ekor sehingga harganya naik. Makanya dibutuhkan tambahan daging impor.

Dia berharap daging impor yang masuk ke Sulteng nantinya agar dipasok juga ke Banggai.

Sebaliknya, soal gejolak harga ikan laut yang mendorong naiknya inflasi, dia justru setuju bila nelayan menjual ke luar.

“Saya setuju kalau itu akan meningkatkan kesejahteraan nelayan, ” katanya.

Kepala BPPP Kemendag Kasan Muhri mengatakan kalau yang dibutuhkan daging beku bisa dipasok. Ini tugas dari Bulog Sulteng untuk memasok daging beku sehingga bisa menekan harga.

“Kita hanya ingin memastikam stok dan pasokan pangan tetap tersedia, ” kata Kasan.

BACA JUGA :  Gubernur Proyeksi RAPBD 2019 Sebesar Rp2,85 Triliun

Perwakilan BI Sulteng mengatakan justru perlu meningkatkan produktifitas nelayan.

Perlu pemberdayaan nelayan terutama menghadapi musim ombak dan nelayam tidak bisa melaut.

Dari sisi inflasi terpengaruh pada struktur dan komponen setiap wilayah berbeda dan tergantung komposisi kebutuhan masyarakat.

Kadivre Bulog Sulteng Khozin mengatakan bila daging beku impor sudah masuk akan didistribusikan ke daerah. Harganya Rp80 ribu per kilogram.

“Nanti akan kami tugasi Bulog di daerah-daerah untuk distribusi daging beku impor, ” kata Khozin.

Data BPS Sulteng menyebutkan inflasi kota Palu sebesar 0,76 persen dan ikan cakalang merupakan penyumbang terbesar yakni 0,28 persen.

Kabid Statistik dan Distribusi BPS Sulteng Gamal Abdul Nasser mengatakan selama ino pasokan ikan ke pasar tradisional Kota Palu jumlahnya kecil.

BACA JUGA :  Bukalapak Terus Berinovasi Bagi Penggunanya

“Bisa saja tangkapan nelayan besar tapi karena harga jual ikan cakalang di tempat lain yang lebih tinggi sehingga pasokan ke pasar-pasar di kota Palu menjadi terbatas, ” kata Gamal Abdul Nasser usai video conference di Kantor BPS Sulteng, Rabu siang, 2 Mei 2018. (patar)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Tragis! Rumah Beserta Pemiliknya Hangus Terbakar di Parimo

PALU,...

Basarnas Palu Latih 52 Orang Potensi SAR

PALU,...

Tim Kemendag Temukan Migor Dalam Botol Air Mineral

PALU,...

Close