Nasional

Aksi Pembebasan Al Quds Sedunia Digelar Elemen Organisasi Islam di Tolitoli

Tiga orang peserta aksi sebelum mengakhiri aksi unjuk rasa damai, melakukan pembakaran bendera milik Zionis Israel. Foto: Moh Sabran

TOLITOLI, KabarSelebes- Aksi Unjuk rasa damai pada peringatan hari pembebasan Al Quds (Al Quds Day) sedunia yang di laksanakan setiap hari jumat terakhir dibulan suci Ramadan diperingati sejumlah elemen organisasi Islam di Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah.

Aksi yang digelar di kawasan bundaran hotel Suryadi Jalan Ahmad Yani Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan dikawal sejumlah personil Polres Tolitoli.

sejumlah orasi yang disampaikan berbagai elemen organisasi Islam tersebut menyampaikan bahwa Palestina merupakan negara yang diakui kemerdekaannya oleh dunia, namun disisi lain Zionis Israel terus melakukan hambatan dengan melakukan pembangunan pemukiman yahudi yang seharusnya menjadi bagian wilayah hukum negara dengan ikon masjid Al Aqsa tersebut

BACA JUGA :  Mulhanan Terpilih Kembali Ketua KAHMI Sulteng

Ketua Koordinator Aksi Al Quds Day Kabupaten Tolitoli Asmar mengungkapkan, momentum hari pembebasan al Quds bukan hanya di dirayakan di Palestina namun diseluruh belahan dunia yang tentunya mendukung hak kemerdekaan penuh bangsa Palestina.

“Selain kami melakukan orasi damai mendukung Palestina, kami juga membagikan takjil gratis dan masker kepada para pengendara,”ujar Asmar ketika ditemui KabarSelebes.Id Jum’at (8/6/2018).

Ditambahkannya, dengan kepedulian seluruh elemen organisasi Islam di Kabupaten Tolitoli yang bersama-sama turun ke jalan untuk menyuarakan dan mendukung Palestina sebagai negara yang berdaulat, seyogyanya akan memberikan motivasi kepada umat muslim di Indonesia untuk terus menjunjung tinggi rasa solidaritas antar sesama Muslim yang secara serentak memperingati hari al Quds.

BACA JUGA :  Partisipasi Pemilih 2019, Ini Target KPU

Sebelum membubarkan diri para peserta aksi membakar dua buah bendera Israel yang merupakan simbol anti yahudi yang sudah memberikan penderitaan terhadap rakyat Palestina baik kerugian materi maupun korban jiwa di mana salah satunya seorang paramedis yang ditembak mati oleh serdadu Israel saat memberikan pertolongan medis kepada salah satu pendemo .(Moh Sabran)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
IPMT Ajak Seratusan Anak Yatim Buka Puasa Bersama

Palu,...

Bupati Poso Larang PNS Tambah Libur alias Tambah Masa Cuti Bersama

POSO,...

Gaji Belum Dibayarkan, Pelatih dan Pemain Morowali FC Segel Kantor Disporapar

MOROWALI,...

Close