Pemilu 2019

Aksi Serentak Bela Jokowi dan Ganti Presiden di Palu

PALU, Kabar Selebes – Aksi serentak #KitaJokowiLanjutkan dan #2019GantiPresiden berlangsung di Kota Palu Sulawesi Tengah, Sabtu sore, 28 Juli 2018.

Kelompok #KitaJokowiLanjutkan berlangsung di Taman GOR Jalan Muh Hatta. Satu spanduk dan beberapa panflet ditangan peserta aksi.

Putra, korlap aksi mengatakan selama ini Jokowi sudah terbukti dalam pemerintahannya. Dari berbagai sektor, Jokowi berhasil dan mengangkat kesejahteraan rakyat.

“Di sektor kesehatan, Jokowi sudah membuktikan lewat Kartu Indonesia Sehat. Begitupula di sektor lain seperti energi. Jadi tidak ada alasan Jokowk tidak melanjutkan pemerintahan berikutnya, ” ujar Putra.

Kami selaku masyarakat, lanjut Putra yang peduli akan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia dan turut terlibat dalam Aliansi “Kita Jokowi” untuk menolak isu SARA dan mendukung dua periode Presiden Joko Widodo.
Putra juga menyayangkan merebaknya berita-berita hoax di media sosial yabg cenderung merugikan Jokowi.

BACA JUGA :  Hari Ke 12 Ramadhan, Satresnarkoba Polres Tolitoli Bekuk Pengguna Narkoba

“Silakan mereka mengganti periode tapi Presidennya tetap Jokowidodo,” ujar salah peserta aksi.

Massa lalu bergeser ke Bundaran Tugu Nol Kilometer di Hasanuddin Palu.

Sementara itu kelompok aksi #2019GantiPresiden, memulai aksi dari Gedung Juang bundaran Hasanuddin menuju Tugu Nol Kilometer.

“Sekarang sudah kacau, aset negara dijual. Kalau tidak bergerak dari sekarang, kapan lagi kita bergerak mengganti Joko Widodo tahun depan,” teriak Edi, korlap aksi #2019GantiPreaiden.

Sampaikan kepada rekan dan keluarga, tahun depan ganti Presiden.

Peserta aksi lain me minta agar masyarakat jangan takut, jangan gentar. Kami tidak mau membuat kacau Sulawesi Tengah.

Kepada pihak sebelah, silakan melakukan aksinya. Kami tidak akan mengganggu.

BACA JUGA :  Kepala BNN Morowali Dicopot, Kapolda: Dia akan Dihukum

Massa aksi terus berteriak ganti presiden 2019.

Salah peserta aksi mempertanyakan maraknya tenaga kerja asing di perusahaan tambang nikel di Kabupaten Morowali.

“Mestinya tenaga kerja asing itu harus 40 persen dan 60 peraen tenaga kerja nasional, tapi apa yang terjadi itu sebaliknya, ” kata seorang peserta aksi.

Aksi kedua kelompok kontra itu dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Palu. (ptr)

Aksi bela Jokowi dan Ganti Presiden di Kota Palu, Sabtu.(Foto:Patar)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Balindo Palu Kuasai Pasar Otomotif Honda di Sulteng dan Sulbar

PALU,...

Ibu Rumah Tangga Raih Undian Umroh Gratis Honda Balindo

PALU,...

20 Tahun Deklarasi HAM PBB, Eva Bande: Stop Kriminalisasi Perempuan Aktivis HAM

NEW...

Close