Sulawesi Tengah

Terbukti “Aniaya” Ketua AJI Palu, Kanit Binmas Polsek Paltim dapat Sanksi

Sidang Ipda Pirade

Ketua AJI Palu Muhammad Iqbal saat mengikuti sidang disiplin di Mapolres Palu Senin (14/08/2018). (Foto: dok Iqbal

PALU, Kabar Selebes – Kepala Unit Binmas Polsek Palu Timur Ipda Pirade akhirnya dinyatakan bersalah dan mendapat sanksi akibat terbukti melakukan percobaan penganiayaan terhadap ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu Muhammad Iqbal.

Dalam sidang disiplin yang digelar Propam Polres Palu di ruang Rupatama Polres setempat, Senin (13/8/2018), memutuskan, Kanit Binmas Polsek Palu Timur, Ipda Pirade terbukti melakukan pelanggaran disiplin, berupa perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap pelapor Mohammad Iqbal.

Pimpinan sidang memutuskan, Ipda Pirade dihukum tidak dapat melaksanakan pendidikan selama dua periode atau satu tahun, mutasi yang bersifat demosi dan lepas dari jabatan.

BACA JUGA :  Reses di Desa Tada, Ini Komitmen Ahmad M Ali

Kasus itu, kata Fauzi, awalnya dilaporkan ke Propam Polda Sulteng, namun karena oknum polisi tersebut bertugas di Polsek Palu Timur, maka kasus itu dilimpahkan ke Polres Palu.

Fauzi menjelaskan, sidang disiplin, Senin (13/8/2018), dipimpin Wakapolres Palu Kompol Basrum. Sidang yang berlangsung selama tiga jam itu, dimulai dari pemeriksaan para saksi terlapor dan pelapor.

Pimpinan sidang bahkan memberikan waktu kepada pelapor untuk menyampaikan kronologi awal kejadian tertanggal 23 Juni 2018, saat terkena razia rutin di depan Pura Agung Jagatnatha Jalan Jabal Nur, Palu.

Mohammad Iqbal menjelaskan, perbuatan Ipda Pirade tidak menyenangkan dan merasa dirugikan akibat perbuatan dari perwira itu.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pelapor, pimpinan sidang menunda selama 20 menit. Kemudian pimpinan sidang menerima salinan tuntutan dari penuntut, dalam hal ini unit Provost Polres Palu.

BACA JUGA :  Dua Wilayah Panas Bumi di Sulteng akan Dilelang Pemerintah

Waktu 20 menit itu digunakan Kanit Binmas Polres Palu, Ipda Pirade, dengan mendatangi Mohammad Iqbal. Mereka terlihat saling berjabat tangan.

“Sidang ini bukan aksi balas dendam kepada bapak, tetapi ini bentuk perhatian kami agar kedepan bapak bisa lebih baik melayani masyarakat,” kata Iqbal kepada Ipda Pirade.

Dalam sidang itu, Ipda Pirade sangat menerima apa yang sudah menjadi putusan sidang, tanpa menyanggah atau keberatan atas putusan hasil sidang tersebut.

Sementara itu, Muhammad Iqbal, Ketua AJI Palu usai sidang kode etik mengatakan, polisi dan jurnalis merupakan dua profesi yang saling membutuhkan.

Namun kata dia, jika terjadi kasus-kasus yang mengarah pelanggaran, harus diselesaikan secara tuntas dan sesuai Standar Operasional Prosedur.

BACA JUGA :  2017, Basarnas Palu Tangani 50 Kecelakaan Laut

AJI Kota Palu mengapresiasi tindakan pihak kepolisian terkait upaya penyelesaian kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan kepada Ketua AJI Palu, Muhammad Iqbal beberapa waktu lalu.

“Kami mengapresiasi profesionalisme polisi,” kata Ketua Divisi Advokasi AJI Palu, Fauzi Lamboka dalam siaran persnya kepada media ini, Senin malam.

Menurut Fauzi, penyelesaian kasus itu telah dinyatakan selesai dengan sidang disiplin yang dilakukan Propam Polres Palu di ruang Rupatama polres setempat, Senin.(ABD)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Coret 3 Pemain, Pelatih Celebest FC Ajak 3 Pemain Lokal Latihan

PALU,...

25-26 September, UAS akan Ceramah di Palu dan Parigi

PALU,...

‘Belum Ada Aduan Masyarakat Terkait DCS’

PALU,...

Close