Sulawesi Tengah

P21, Tersangka Kakek Jago Dilimpahkan ke Kejari Tolitoli

TOLITOLI, KabarSelebes- Tim penyidik Satreskrim Polres Tolitoli melimpahkan tahap dua kasus persetubuhan dibawa umur dengan tersangka Jago alias Om Jago, Setelah dinyatakan P21 oleh Kejari Tolitoli.

Tersangka yang dulunya berprofesi sebagai dukun kampung itu, dibawa dari Mapolres Tolitoli ke Kejari setempat, dengan pengawalan tim penyidik dimana dalam pelimpahan tersangka berdasarkan LP/11/VIII /2018/ Sulteng/Res-Tolitoli/Sek-Dakopemean,  tanggal 05 Agustus 2018, serta P21 B-11/R.2.12.3/Epp.2/ 09 /2018 tanggal 10 September 2018.

Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy mengatakan, sebelum diserahkan ke ke Kejaksaan Negeri Tolitoli penyidik terlebih dahulu membawa tersangka ke Puskesmas kota untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan dibuktikan hasil sehat jasmani dan rohani dengan dibuktikan surat keterangan berbadan sehat.

BACA JUGA :  Dolar AS Menguat, Transaksi La Tunrung Palu Capai Rp200 Juta per Hari

“Yah sebelum kami limpahkan tersangka om Jago yang pernah membuat heboh masyarakat Tolitoli ini kami periksakan kesehatannya ke Puskesmas Kota,”imbuh Perwira dengan dua melati dipundaknya itu kepada KabarSelebes

Id Senin (17/9).

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tolitoli Deni Kurniawan SH,S.Kom menuturkan, pihaknya telah menerima tersangka kasus persetubuhan dibawah umur itu dengan korbanya berinisial H.

Sebelum dilakukan penyerahan, pihaknya melakukan pemeriksaan ulang dengan melakukan cek kembali hasil keterangan kepada tersangka dan menginvetarisir seluruh barang bukti.

Usai Penyerahan tersangka bersama barang bukti, dilakukan penandatanganan berita acara pelimpahan dimana tanggung jawab tersangka di bawa kendali Pidum Kejari Tolitoli.

“Sambil melengkapi administrasi tersangka, kami akan melakukan penahanan 20 hari kedepan, sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tolitoli untuk segera disidangkan,” tukasnya.

BACA JUGA :  Anaknya Jadi Korban Lion Air, Warga Petobo Ini Harap Putrinya Masih Hidup

Tersangka warga Dusun Tanjung, Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli itu akan dijerat dengan pasal 83 Undang-undang Republik Indonesia Nomor23 Tahun ini 2002 dan Pasal 81 ayat dua Undang-undang RepubIik Indonesia nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(Moh Sabran)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Bupati Morut Aptripel Tumimomor Diperiksa Tipikor Terkait Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan

PALU,...

Polres Poso Prakarsai Deklarasikan Damai Pemilu 2019

POSO,...

IJTI Sulteng Hadir Sebagai Guru Tamu di SMKN 2 Palu

PALU,...

Close