Ekonomi

IMIP Buka Lowongan 1.000 Operator Alat Berat

MOROWALI, Kabar Selebes – Hari pertama event bursa pameran kerja (Job Fair 2018), stand PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dipadati ratusan para pencari kerja (pencaker). Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Morowali itu, IMIP sendiri menyiapkan sekitar 1.000 lebih lowongan kerja (loker) bagi para pencaker.

Penanggung jawab rekrutmen Job Fair 2018 PT IMIP, Eko Khairul mengatakan, melihat posisi yang saat ini dibuka oleh PT IMIP, peluang para pencaker untuk terakomodir sangat terbuka lebar. IMIP sendiri memang membutuhkan sekitar 1.000 lebih operator alat berat, dan sekitar 600 lebih untuk non-operator.

“Untuk yang non-operator, IMIP membuka peluang kepada mereka yang status pendidikannya minimal D3. Diantaranya, teknik elektro, teknik mesin, teknik metalurgi, dan teknik kimia. Mengapa demikian, karena hal itu juga merupakan kebutuhan loker yang sementara ini IMIP terima,” kata Eko usai acara pembukaan Job Fair yang diselenggarakan Pemkab Morowali, Minggu (2/12).

BACA JUGA :  Kepala BNN Morowali Dicopot, Kapolda: Dia akan Dihukum

Selain dari itu, kata Eko, PT IMIP tetap mengakomodir bagi para pencaker yang status pendidikannya SMA atau sederajat. Eko mengatakan, yang pastinya semua masyarakat mendapat peluang yang sama untuk bergabung di PT IMIP.

“Setelah event Job Fair 2018 ini berakhir, IMIP akan mendahulukan berkas pelamar yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk yang lain, yakni mereka yang sudah menyetor berkas lamaran di IMIP, masuk dalam daftar tunggu, untuk permintaan berikutnya,” jelas Eko.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Morowali, Drs Taslim menyebut, perkembangan Morowali begitu cepat. Dalam waktu lima tahun, Morowali melejit.
Yang begitu nampak, anomali tenaga kerja dan pertumbuhan penduduk. Untuk pertumbuhan penduduk, normalnya 2,5 persen. Namun nyatanya, kata Taslim, di atas dari itu.

BACA JUGA :  Waspada, Jelang Hari Raya Idul Adha Pencurian Sapi Marak Terjadi

“Ini merupakan tantangan bagi pemerintah, bagaimana kita membuka lapangan kerja bagi mereka. Olehnya itu, harapan kami, kegiatan ini bisa dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya,” jelas Taslim.

Morowali sendiri, kata Taslim, sering diterpa oleh isu-isu yang berhubungan dengan minimnya ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Morowali. Olehnya itu, jelas Drs Taslim, demi menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan bagi Morowali, peran serta dari masyarakat sangat dibutuhkan. Sebab, kata dia lagi, jika stabilitas keamanan terjaga, maka iklim investasi akan berkembang.

“Pemerintah memandang sama. Tidak ada pembeda. Apalagi sudah ber-KTP Morowali. Tidak ada lagi kata pendatang. Sebagai masyarakat Morowali, mari kita jaga dan pelihara daerah ini. Kita jaga keamanannya. Kalau yang kita bangun dengan susah payah, kemudian dalam waktu sekejap saja dirusak, yang rugi adalah masyakarat sendiri,” tegas Taslim. (*)

BACA JUGA :  Dua Residivis Berhasil Diringkus Polres Banggai, Satu Orang Ditembak

Job Fair 2018, PT IMIP membuka lowongan kerja bagi 1.000 operator alat berat. Foto Humas PT IMIP

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
ForBes Indonesia Ajak Generasi Muda Bangkit Pasca Bencana

PALU,...

Peduli Bencana, UMB Jakarta Bantu Pengungsi

PALU,...

Samsung Peduli Dirikan Dua Posko Pengungsian

PALU,...

Close