Ekonomi

OJK Diminta Tegas Soal Pemutihan Kredit Korban Bencana Sulteng

PALU, Kabar Selebes – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah H Muharram Nurdin minta ketegasan sikap dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong desakan pemutihan utang (kredit) masyarakat yang terdampak bencana gempabumi, tsunami dan likuifaksi.

Hal itu dinyatakan Muharram Nurdin dalam Bicang Santai oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu-Internews, Senin siang, 3 Desember 2018.

Menurut Muharram Nurdin, keluhan banyak sekali dari masyarakat. Sementara OJK tetap dalam posisi sebatas menghimbau saja.

“Mestinya OJK bersikap tegas dan berpihak kepada rakyat,” ujar Muharram.

Sebagai lembaga pengawas perbankan dan industri jasa keuangan non bank, OJK, tambah Muharram harus sebagai mengeluarkan keputusan dan memerintahkan kepada perbankan dan industri jasa keuangan non bank untuk patuh atas peraturan OJK.

BACA JUGA :  Terekam CCTV, Inilah Wajah-Wajah Pengeroyok Pemred Kaili Post

Kepala Bagian Umum OJK Sulawesi Tengah, Saifuddin yang turut menjadi narasumber menyatakan, OJK pada posisinya tetap berpihak kepada masyarakat. “Kami juga rakyat dan OJK itu berpihak kepada rakyat. Bagi masyarakat yang merasa dirugikan silakan melapor secara tertulis ke kantor OJK agar bisa ditindaklanjuti,” kata Saifuddin.

Terkait masalah kredit pasca bencana, kata Saifuddin, tentu ada mekanisme dan keputusan dari masing-masing industri jasa keuangan.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah peserta menyampaikan keluhan pelayanan bank pasca bencana alam lalu.

Ruslan Sangadji salah satunya. Jurnalis salah satu media nasional itu mengatakan rumahnya hancur akibat gempa bumi. Namun dia masih saja ditagih untuk pembayaran angsuran.

BACA JUGA :  Bukalapak Terus Berinovasi Bagi Penggunanya

“Silakan ambil saja itu rongsokan rumah dan simpan di bank. Rumah sudah hancur masih saja ditagih. Dimana empati perbankan kepada nasabahnya,?” ujar Ruslan Sangadji.

Masalah ini, kata Ruslan Sangadji sudah disampaikan beberapa kali kepada pihak bank, tapi bank tidak mau tau. Tetap harus bayar angsuran.

Bincang santai ini dipandu Ketua AJI Palu Muh Iqbal, turut menghadirkan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.(YLKI) Sulawesi Tengah, Salman Hadiyanto.

Salman juga secara tegas meminta kepada OJK agar bersikap tegas dalam membantu masyarakat khususnya para debitur. Penegasan senada juga diarahkan kepada Wakil Ketua DPRD Sulteng Muharram Nurdin, agar terus memperjuangkan nasib para kreditur terdampak bencana. (patar)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Inflasi Kota Palu 0,83%, Tarif Angkutan Udara Penyumbang Terbesar

PALU,...

Sejumlah Kapolsek dan Kasat Polres Poso Diganti

Poso,...

Tundukkan Persekap Pasuruan, Celebest FC Lolos 16 Besar Liga 3 Nasional

MALANG,...

Close