Sulawesi Tengah

DPRD Sulteng Desak Pemprov Anggarkan Poros Palu Kalamanta

PALU, Kabar Selebes – DPRD Sulawesi Tengah melalui Komisi III mendesak Pemerintah Provinsi untuk menganggarkan peningkatan jalan Poros Palu-Kalamanta. Pasalnya hingga saat ini akses jalan menuju perbatasan Kabupaten Sigi-Kabupaten Luwu Utara tersebut sama sekali masih sangat sulit diakses dengan alat transportasi. Hal ini terungkap dalam rapat bersama Komisi III bersama Bupati Kab. Sigi, Pemda Kab. Poso dan Balai Taman Nasional Lore Lindu dan Dinas Bina Marga di Ruang Utama DPRD Sulteng (4/9).

Bupati Sigi, Moh. Irwan Lapata berharap kepada Pemprov Sulteng agar di tahun 2019 bisa dianggarkan dalam APBD melalui Dinas Bina Marga. Jika ini disahuti maka akan sangat membantu proses percepatan pembangunan infrastruktur di di Kec. Pipikoro. Dan disaat bersamaan ini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi rakyat.

BACA JUGA :  Pasca Hilangnya Korban di Perairan Dungingis Tolitoli, Basarnas Palu Turunkan Personel

“Oleh karenanya kami berharap ada andil pemerintah provinsi di wilayah paling ujung Kab. Sigi. Sebab, APBD Sigi belum mencukupi untuk bisa menjangkau dan menjawab seluruh permasalahan infrastruktur di Kab. Sigi. Kami berharap DPRD Sulteng dapat memberikan dukungan”, pinta Irwan.

Ditemui usai rapat bersama, Wakil Ketua Komisi III DPRD, Muh. Masykur sangat mengapresiasi usulan yang disampaikan oleh Bupati Kab. Sigi guna secara bersama menyikapi dan menyelesaikan permasalahan infrastruktur di Kab. Sigi. Khususnya di Poros Jalan menuju wilayah perbatasan dengan Sulawesi Selatan, yakni di Kecamatan Pipikoro.

Wilayah Kec. Pipikoro ini termasuk salah satu wilayah pinggiran sekaligus jembatan penghubung antara Sulteng dan Sulsel. Posisinya cukup strategis dalam multi aspek. Sehingga mestinya tidak terus menerus dipandang sebelah mata oleh Pemprov Sulteng. Secara strategis jika poros penghubung ini sukses dibuka maka manfaatnya akan sangat luar biasa. Mulai dari pengembangan wilayah sampai pada akses peningkatan ekonomi rakyat secara langsung berdampak, jelas Masykur.

BACA JUGA :  Siap-siap, Rumah Potong Hewan akan Diawasi Polisi

Masykur berharap kepada Pemprov Sulteng agar tidak membiarkan Pemkab. Sigi berjuang sendiri mengatasi kompleksitas permasalahan yang ada, termasuk soal infra struktur jalan menuju batas. Kita tidak ingin ada perlakuan diskriminasi antar wilayah kabupaten dan kota. Diperlukan perlakuan adil dan setara untuk semua wilayah. Khususnya di wilayah yang sama sekali belum bisa diakses dengan kendaraan roda empat.

Lebih lanjut Masykur menjelaskan, nampak hari ini upaya nyata pemerintah daerah kabupaten untuk menginisiasi pembukaan jalan sampai di wilayah perbatasan. Dan alangkah lebih mantap lagi jika sekiranya peningkatan jalan tersebut juga ditindaklanjuti dengan wujud nyata sentuhan tangan Pemerintah Provinsi, jelas Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulteng.

BACA JUGA :  Telkom Sulteng Salurkan Dana Bergulir Rp715 Juta

Ya, kita berharap Pemprov Sulteng dapat menyahuti hal ini. Sehingga ke depan jalan menuju batas dapat diakses oleh semua kita, bil khusus warga di Kec. Pipikoro. Melalui Dinas Bina Marga, kita menunggu semoga dianggarkan dalam APBD tahun 2019 untuk secara bersama dibahas dan disahkan, tutup Masykur. (*)

Silakan komentar Anda Disini....

Most Popular

To Top
%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
Diduga Terkait Terorisme, Polisi Cokok 2 Pria di Silae

PALU,...

Diikuti Ribuan Peserta, Kodim 1305 BT Gelar Senam Gemu Famire

TOLITOLI,...

Polsek Lampasio Berikan Bantuan Sosial ke Masyarakat Terpencil

TOLITOLI,...

Close