DPO Poso Jadi Ancaman Gangguan Pemilu 2019

oleh -15 views
Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto bersama Komandan Kodim 1307 Poso Letkol Inf Catur Sutoyo mengecek pasukan.(Foto:Ryan Gode)

POSO, Kabar Selebes– Kepolisian di Poso, Sulteng mengaku, sisa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora masih menjadi ancaman serius aparat TNI-Polri menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

Kelompok yang kini menjadi buron tim Satgas Tinombala 2019 membuat Polri dan TNI di Poso terus bekerja sama memberikan rasa aman kepada warga di Poso.

Hal itu diungkapkan Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto usai melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka menghadapi Pemilu 2019.

“Iya itu salah satu faktor yang kami nilai kaitan dengan ancaman yang terjadi,” ucapnya. Jumat 22 Maret 2019.

Menurut Bogiek Sugiyarto, meskipun masih ada kelompok MIT hal itu menjadi yang terpenting secara bersama-sama menjaga situasi Poso yang terus kondusif.

Bogiek juga menyampaikan, kejadian tewasnya tiga anggota Ali Kalora di Kabupaten Parimo baru-baru ini tidak mengganggu keamanan dan aktifitas masyarakat Poso.

“Masih ada operasi Tinombala terus berjalan, allhamdulilah kemarin ada hasil beberapa DPO berhasil dilumpuhkan,” ungkapnya.

Sementara Poso masuk urutan ke 7 wilayah rawan di Pemilu 2019, Bogiek menyebut hal itu menjadi suatu kajian bersama agar nantinya pelaksanaan Pemilu 2019 di Poso menjadi aman.

“Kami bersama pak Dandim unsur TNI-Polri sinergitas kita menjadi taruhan untuk menjadikan Poso aman, sehingga hal-hal yang dikhawatirkan tidak terjadi di Poso,” jelasnya.

Komandan Kodim (Dandim) 1307 Poso, Letkol Inf Catur Sutoyo mengatakan, jika TNI siap membantu Polri dalam memberikan rasa aman di Pemilu 2019.

Kata Catur Sutoyo, sebanyak enam ratus personil TNI nantinya akan membackup Polri dalam mengamankan jalanya pesta demokrasi di wilayah Poso. Seluruh pasukan itu akan disebar di seluruh wilayah di Poso.

“Pasukan kami akan kami sebar, karena wilayah Poso cukup luas,” tegas Dandim usai menjadi irup apel pasukan Pemilu.

Terkait Poso menjadi wilayah rawan gangguan keamanan Pemilu 2019, Dandim dengan tegas menyampaikan, analisa itu menjadi kewaspadaan bersama untuk lebih menyiapkan pengamanan. Namun pihak TNI-Polri optimis kegiatan pemilu 2019 aman tanpa gangguan.

Apel pasukan Pemilu 2019 tersebut sebelumnya dilakukan pengecekan pasukan oleh Dandim dan Kapolres, dalam kegiatan ini turut di hadiri Bupati Poso dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. (RYN. Gode)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 74 times, 1 visits today)