Pemkab Morowali Diminta Tak Diskriminatif, Sat Pol PP Bongkar Tembok Parkiran Ruko

oleh -12 views

MOROWALI, Kabar Selebes – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Morowali, akhirnya melakukan pembongkaran tembok parkiran Ruko Leppakimai, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/9/2019).

Hanya dengan satu kali surat peringatan dan surat perintah penertiban, maka pembongkaran dilakukan. Tembok bangunan dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pemilik Toko Leppakimai, Masdar mengakui, bahwa telah mengindahkan peringatan lisan yang telah disampaikan pihak Sat Pol PP. Olehnya, setelah beberapa hari mendapat teguran lisan, surat peringatan dan perintah penertiban langsung dikeluarkan.

“Jangan cuma kami yang jadi korban. Masih banyak juga bangunan yang melanggar. Kami minta pihak terkait agar menerapkan Perda secara adil. Kami berharap agar Pemkab Morowali tak diskriminatif,” ujarnya.

Sementara, Penyidik Aparatur Sipil Negara Kabupaten Morowali, Buharman Lambuli mengatakan, pihaknya hanya melaksanakan perintah Perda. Sebagaimana dalam berita acara dan surat peringatan yang disampaikan.

“Bangunan itu telah melanggar aturan. Bangunan toko telah kami tinjau dan periksa, ternyata telah melanggar Perda dan Perkada Kabupaten Morowali,” jelasnya.

Diketahui, Surat Penyampaian Pembongkaran Nomor: 644/0915/Sat-Pol-PP/IX/2019, tanggal 11 September 2019, perihal Peringatan dan Pembongkaran Bangunan. Ditandatangani Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamuddin S.Ag, S.Pd, M.Pd.

Dalam surat disebutkan pembongkaran dalam rangka penegakkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan dan Gedung. Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Rencanan Tata Ruang Wilayah Kabupaten Morowali.

Juga Perda Nomor 10 Tahun 2015 tentang Bangunan dan Gedung, serta memperhatikan rapat koordinasi lintas OPD, antara Dinas PMPTSP, Dinas Tata Ruang, dan Dinas Sat Pol PP.

BACA JUGA :  Poso Diguncang Gempa 4,9 SR, Berpusat di Tentena

Surat berisi penyampaian; (1) Pemerintah Daerah melalui Dinas PMPTSP dan Dinas Sat Pol PP telah melakukan identifikasi lapangan dengan melakukan pengukuran batas IMB pada ruko Leppakimai, batas dari median jalan +16.3 meter pada 22 Agustus 2019.

(2) Dinas Sat Pol PP telah melakukan teguran lisan tentang pelanggaran pembangunan tembok parkiran ruko Leppakimai tiga kali berturut-turut, 2 Agustus 2019, 30 Agustus 2019, dan 11 September 2019.

(3) Diminta kesadaran dan kerjasama untuk taat dan patuh terhadap ketetentuan peraturan tersebut, karena bertentangan dengan Peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penetapan Ruang, Manfaat Jalan, Ruang Milik Jalan, Ruang Pengawasan Jalan dan IMB.

(4) Kondisi bangunan yang menepati ruang pengawasan jalan, selain bertentangan dengan Peraturan Bupati tersebut, pada angka 3 (tiga) juga sangat berpotensi pada kerawanan kecelakaan pada perempatan jalan (traffic light).

(5) Berdasarkan hal-hal tersebut, angka 1–4 di atas, diharapkan kesediaan dan kerjasama dalam waktu 1×24 jam sejak surat peringatan ini dikeluarkan sudah ambil langkah-langkah untuk menyelesaikan pembongkaran dinding parkiran saudara.

(6) Apabila waktu yang ditentukan tersebut pada angka 5 (lima) belum dilakukan pembongkaran, dengan sangat menyesal Pemerintah Kabupaten Morowali akan melakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku. (Ahyar Lani)

Silakan komentar Anda Disini....


(Visited 62 times, 1 visits today)