Pergeseran Anggaran Pengaruhi Realisasi September, Sekda : Jadikan Ini Evaluasi

oleh -7 views
Caption : Sekda Mohammad Hidayat Lamakarate, didampingi B. Elim Somba, saat memimpin rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBD Provinsi Sulteng, Kamis pagi (17/10), di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng. (Foto Dok : Harold, Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng)

PALU, Kabar Selebes – Pergeseran anggaran di sejumlah OPD provinsi disinyalir jadi faktor penyebab rendahnya serapan APBD per Bulan September 2019.

Hal ini dibahas dalam rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBD Provinsi Sulteng yang dipimpin Sekda Mohammad Hidayat Lamakarate, Kamis pagi (17/10), di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng.

Berdasarkan perbandingan y to y, realisasi APBD provinsi bulan September 2019 hanya mencapai 55,78 % dari target 69 %.

Atau dari total 4,34 Trilun Rupiah APBD provinsi baru terserap sekitar 2,42 Triliun dari target 2,99 Triliun.

Padahal di bulan yang sama, tahun lalu, realisasi APBD provinsi mampu menembus 61,13 %.

“Terjadi deviasi sebesar -5,35 %,” ungkap Plt Karo Ekonomi dan Pembangunan terkait selisih realisasi sekarang dan tahun lalu.

Sedang dari grade deviasi OPD sampai 30 September 2019, realisasi 2 OPD berada di atas target atau deviasi (d) positif.

Lainnya, 2 OPD masuk grade biru (d ≤ -3 %), 2 berada di grade hijau (d ≤ -8 %), 11 masuk di grade kuning (d ≤ -13 %) dan 31 OPD merah (d > -13 %).

BACA JUGA :  Bupati Sigi Klarifikasi Tudingan Pembohongan Publik Terkait Pembangunan Huntap

Terkait kondisi ini, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan B. Elim Somba, meminta evaluasi kegiatan-kegiatan OPD di bulan Oktober.

“Warna merah sangat dominan, kita akan membedah habis-habisan OPD,” usul asisten menyikapi rendahnya serapan.

Senada dengan asisten, Sekda berharap ada perhatian serius dari pimpinan OPD mengevaluasi kinerja jajarannya.

“Kalau tidak ada perhatian (pimpinan) yakinlah berikutnya makin parah dan banyak pekerjaan terbelengkai,” tegasnya.

Terkait pergeseran anggaran ke APBD perubahan yang baru bisa direalisasi Oktober ini, diharap Sekda berkorelasi mempercepat serapan.

“Saya kira akan banyak OPD bergerak (dari grade merah) karena APBD perubahan sudah jalan,” yakin sekda untuk evaluasi berikutnya bulan depan.

“Jadikan lah evaluasi apa yang sudah terjadi hari ini,” ujarnya menambahkan. (Sarifah Latowa)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 22 times, 1 visits today)