BNI Palu Sambut Baik Turunnya Suku Bunga 6 Persen

oleh -2 views

PALU, Kabar Selebes- PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Cabang Palu menyambut baik penurunan suku bunga sebesar 6 persen, dengan penurunan tersebut supaya lebih meningkatkan pembiayaan kredit nasabah.

Pimpinan BNI Cabang Palu, Amiruddin, Kamis (28/11/2019). 

Menurutnya, perubahan tersebut sangat menarik dengan terjadinya penurunan suku bunga. Sebab, ini membuat kewajiban debitur semakin ringan.

“Turun 1% itu sangat bermanfaat karena kami perbankan berharap adanya kebijakan seperti ini kewajiban kepada nasabah akan semakin kecil. Sehingga, bisa menyisihkan keuntungan besar untuk mengembangkan usahanya,” tuturnya.

Apalagi, lanjut Amiruddin, hal itu dapat membantu mempercepat bangkitnya perekonomian khususnya daerah yang tertimpa bencana.

Sementara itu, terkait dengan penyaluran kredit hingga akhir tahun 2019. Amiruddin mengatakan BNI menargetkan kredit sebesar Rp18 triliun seluruh Indonesia. Sedangkan, kata dia, per November 2019 total penyaluran kredit sudah mencapai Rp17 triliun.

“Kami tetap optimis sampai dengan akhir tahun ini. Untuk BNI Cabang Palu telah salurkan KUR sekitar 130 persen,” katanya.

Ia mengakui sesuai intruksi per 30 November BNI tidak akan lagi melayani pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) skala kecil. Namun, diungkapkannya, BNI hanya melakukan aktifitas kredit mikro.

BACA JUGA :  Upacara Malabot Tumbe, Eratkan Tiga Kabupaten Kerajaan Banggai

“Kami tidak akan layani pembiayaan KUR kecil, tapi hanya khusus kredit mikro tetap dijalankan,” singkatnya.

Di tahun 2020, BNI akan menyasar komunitas untuk melakukan aktifitas kredit berskala mikro. Contohnya, seperti Kerukunan Warung Sari Laut Palu (KWSLP) yang saat ini mulai digarap oleh BNI Cabang Palu dalam hal bekerjasama pembiayaan mikro.

“Kami untuk kredit mikro paling suka membiayai komunitas, karena sebenarnya jika kita berbicara mikro tidak ada yang namanya jaminan, kalau ada komunitas paling tidak diantara mereka bisa saling mengingatkan,” ujarnya

Begitu pun dengan kelompok Tani, BNI akan terus berupaya meningkatkan pembiayaan kredit mikro. Sementara itu, ia menyebutkan PT BNI (Persero) Tbk merencanakan di tahun depan akan menargetkan menambah pembiayaan dari Rp18 triliun menjadi Rp22 triliun di seluruh Indonesia.

“Kita di sini belum tahu berapa untuk target tahun depan, itu tinggal menunggu per wilayah,” tutupnya.(ifal)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 22 times, 1 visits today)