FKPT Gelar Lomba Film Pendek untuk Cegah Terorisme

oleh -5 views
[18:44, 2/22/2020] Sobirin: Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Sulteng, Dr H Sofyan Bachmid. Foto: Humas FKPT Sulteng

PALU, Kabar Selebes – Sebagai salah satu upaya kontra intoleransi, radikalisme dan terorisme. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di masing-masing daerah termasuk di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan menggelar lomba film pendek.

“Kegiatan ini melibatkan para pemuda, para generasi muda, kaum milenial, para siswa-siswa sebagai peserta,” ucap Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Sulteng Dr H Sofyan Bachmid di Palu, Sabtu (22/02/2020).

Konten flim pendek yang diperlombakan telah dibahas melalui rapat kerja nasional (Rakernas), antara BNPT bersama 288 pengurus FKPT pada 17-20 Februari.

Dalam perlombaan ini juga, akan menyediakan Rp100 juta sebagai total bonus hadiah lomba.

“Kita Indonesia”, sub tema “Pemuda tangguh adalah pemuda yang cinta akan setiap jengkal tanah airnya”. Lomba ini dimulai Maret – Oktober 2020, imbuhnya.

FKPT Sulteng akan menyosialisasikan lomba tersebut kepada siswa-siswi di Sulteng, serta memberikan pelatihan langsung para siswa-siswi tingkat SLTA dalam pencegahan terorisme.

“Lomba ini telah dibahas oleh BNPT dan FKPT, ini menjadi salah satu upaya membangun nasionalisme generasi muda, para siswa siswi yang berujung pada pencegahan gerakan-gerakan sempalan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Setelah Matt Wright, Giliran Discovery Channel dan Forrest Galante Coba Selamatkan Buaya Berkalung Ban

Akademisi IAIN Palu itu juga menyebut penyebaran paham radikal terorisme berpotensi menyasar pemuda dan pelajar di lingkungan lembaga pendidikan maupun masyarakat, yang dilakukan melalui teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial terutama melalui video.

Sebab gerakan intoleransi, radikalisme dan terorisme, merupakan musuh besar NKRI yang saat ini menjadi tantangan bangsa. Karena itu, setiap komponen masyarakat termasuk generasi muda, para milenial dan siswa-siswi diajak untuk menolak keras gerakan tersebut.

“Nah, di sini perlu penguatan pemahaman anti radikal terorisme di kalangan pelajar sebagai daya imun mereka agar tidak terpengaruh paham radikal terorisme. Selanjutnya, para pemuda ini diharapkan menyebarkan pesan-pesan damai melalui video,” urai dia.

Lomba tersebut juga bertujuan untuk membiasakan para pemuda/pelajar Indonesia untuk menyikapi perbedaan sebagai hal yang lumrah dan dilihat sebagai kekayaan bangsa, sehingga para pemuda/pelajar mampu membiasakan diri dalam menyikapi perbedaan sebagai hal yang lumrah.

“Lewat lomba ini, akan semakin meluasnya semangat perdamaian di tengah masyarakat melalui penyebaran Video pendek BNPT “Kita Indonesia,” sebut dia.(Sobirin)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 38 times, 1 visits today)