Hasil Swab Test, Ahmad Ali Bebas Corona

oleh -187 views
Ahmad M. Ali menjalani swab test corona

JAKARTA, Kabar Selebes –  Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, H. Ahmad Ali, dipastikan bebas dari virus Corona (Covid-19). Kepastian itu diketahui dari hasil swab test yang dilakukan dua hari lalu.

“Sudah ada hasil swab test dari laboratorium. Alhamdulillah, saya dan semua penghuni rumah aman. Semua negatif Corona,” jelasnya saat dihubungi di kediamannya di Jakarta, Jumat malam (8/5/2020).

Tokoh nasional asal Sulawesi Tengah tersebut menjelaskan, sebelum dilakukan swab test sudah dilakukan rapid test sebanyak tiga kali dan hasilnya semuanya negatif Corona.

“Jadi, swab test ini dilakukan untuk memastikan bahwa seisi rumah benar-bebar tidak ada yang tertular virus mematikan itu,” tegas Ahmad Ali.

Ia merasa bersyukur karena pengawasan ketat yang dilakukannya selama ini telah membuahkan hasil yang baik. Semua penghuni rumah dilarang keluar halaman kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak.

Untuk menjalani swab test tersebut, Ahmad Ali, pada Rabu (6/5/2020) malam, mendatangkan satu tim kesehatan yang terdiri dari dokter dan tenaga laboratorium dari sebuah rumah sakit.

Tim ini tiba di rumah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sekitar pukul 19.00 wib. Tim medis yang dipimpin dr. Qanissa Afianti tersebut menggunakan alat pelindung diri (APD) dan menjalankan protokol kesehatan. Mereka mendata satu per satu yang akan menjalani swab test Corona.

“Semua ikut. Tidak ada alasan,” kata Ahmad Ali.

BACA JUGA :  Fildan Pukau Ribuan Pendukung Bertahajud di Bumi Raya

Malam itu total yang mengikuti swan test berjumlah 23 orang.

Ia juga mengingatkan bahwa virus Corona ini sangat berbahaya. Angka kematian di dunia termasuk di Indonesia cukup tinggi. Oleh karena itu, tidak ada cara lain kecuali harus mawas diri.

Menurutnya, kebijakan atau himbauan agar masyarakat berdiam di rumah, social distancing, work from home, hendaknya jangan dipahami sebagai siksaan, tetapi merupakan bentuk kasih sayang pemerintah.

“Semua himbauan dan perangkat aturan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 dimaksudkan untuk melindungi masyarakat. Tujuannya untuk menyelamatkan nyawa manusia” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI tersebut.

Seperti diketahui, rapid test (tes cepat) dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk mengetahui seseorang telah terinfeksi virus Corona atau tidak.

Namun metode ini seringkali diragukan keakuratannya sehingga harus dilakukan pemeriksaan lanjutan yakni swab test. Pemeriksaan ini dinilai lebih akurat sebagai patokan diagnosis.

Pemeriksaan swab dilakukan dengan mengambil sampel lendir di tenggorokan atau hidung. Sampel itu kemudian diteliti di laboratorium untuk mengetahui adanya virus Corona atau tidak.

“Sebelum masuk ke dalam tubuh, virus corona akan menempel di hidung atau tenggorokan bagian dalam. Itulah sebabnya kita dianjurkan untuk memakai masker,” jelas dr. Qanissa Afianti. (abd/ala)

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 187 times, 1 visits today)