Kapolda Sulteng Sebut Operasi Tinombala Tidak Berhenti Meski Menuai Kecaman

oleh -78 views
Kapolda Sulteng Irjen Syafril Nursal

PALU, Kabar Selebes – Operasi perburuan para DPO sisa kelompok Santoso yang bernaung di bawah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dengan sandi operasi Tinombala di Kabupaten Poso yang hingga kini masih terus berjalan. Operasi ini menuai kecaman dari  berbagai pihak karena beberapa kali salah sasaran dan mengorbankan rakyat sipil.

Salah satunya adalah ormas islam yang ada di Sulawesi Tengah mereka meminta agar operasi tersebut dihentikan.

Alasan kuat dari ormas untuk meminta agar operasi Tinombala tersebut dihentikan adalah, tiga warga Poso menjadi korban salah tembak dari anggota satgas. Hal itu yang membuat mereka geram dengan tindakan pihak kepolisian yang tidak professional.

BACA JUGA :  Ummat Muslim Poso Minta Kapolda Sulteng Segera Usut Tuntas Pelaku Penembakan Warga

Meski mendapat kecaman dari beberapa pihak, Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal bersikukuh tetap melanjutkan operasi Tinombala. Dia menyebut, operasi tersebut tidak bisa dihentikan karena jika dihentikan maka Poso dan Sulteng ini akan menjadi daerah teroris.

“Bila kita kendorkan saja akan menjadi arena bagi para teroris, apalagi kalau kita hentikan,” ujar Kapolda Selasa (30/6/2020).

Dirinya juga  menambahkan ada sekitar 600  eks kombatan ISIS bubaran dari Syiria yang saat ini belum diketahui kemana mereka saat ini.

“Operasi Tinombala berhenti apabila persoalan teroris di Poso sudah selesai,” kata Syafril.(abd/rkb)

Laporan:Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 79 times, 1 visits today)