Gubernur-Hipmi Beda Data Jumlah Pengusaha Muda

Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola foto bersama pengurus BPP Hipmi dan BPD Hipmi, Kamis (1/3/2018) malam. Foto: Patar

PALU, Kabar Selebes – Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurua BPD Himpunan Pengusaha Muda Sulaweai Tengah menyebutkan data BPS jumlah pengusaha muda Indonesia sebesar 3,1 persen.

“Ini data dari BPS. Tadi disebutkan 1,3 persen oleh Wakil Ketua Umum BPP Hipmi Yaser Palito. Saya bicara berdasarkan data, tapi ini akan cek lagi ke staf, ” kata Longki Djanggola, Kamis (1/3/2018 malam.

Meski demikian, presentase tersebut juga masih jauh dibandingkan beberapa negara tetangga seperti Malaysia 5%, Singapura, dan India 7%, China 10%, Jepang 11% dan Amerika Serikat Serikat 12%.

BACA JUGA :  Wapres JK: Kebebasan Pers Harus Pertimbangkan Keadilan dan Kedamaian

Sehingga keberadaan pengurus Hipmi Sulteng dengan komposisi dari berbagai latar belakang diharapkan bisa mewarnai perkembangan dunia usaha di daerah ini.

“Sektor usaha terbuka luas seperti jasa, kuliner dan kreatif. Ini perlu menjadi perhatian kita semua. Bekerja tidak harus menjadi ASN,” kata Longki.

Longki berharap Hipmi bisa menjadi motor penggerak dalam mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda.

BACA JUGA :  Bukalapak-Muhammadiyah Latih UKM Goes Digital

“Terobosan pengurus lama cukup menarik seperti Hipmi Goes to School yang memberikan pemahaman dunia usaha sejak dini, ” kata Longki.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum BPP Hipmi Yaser Palito menyebutkan prosebtase pengusaha Indonesia hanya 1,3 persen. Angka ini masih jauh dibandingkan Singapura, Malaysia dan India. Bahkan kalah dari Vietnam. (patar)

Silakan komentar Anda Disini….
BACA JUGA :  Perempuan Poso Minta Hentikan Penyebutan Pelakor & Stigma Terhadap Perempuan