Sulawesi Tengah

P21, Tersangka Kakek Jago Dilimpahkan ke Kejari Tolitoli

537
×

P21, Tersangka Kakek Jago Dilimpahkan ke Kejari Tolitoli

Sebarkan artikel ini

TOLITOLI, KabarSelebes- Tim penyidik Satreskrim Polres Tolitoli melimpahkan tahap dua kasus persetubuhan dibawa umur dengan tersangka Jago alias Om Jago, Setelah dinyatakan P21 oleh Kejari Tolitoli.

Tersangka yang dulunya berprofesi sebagai dukun kampung itu, dibawa dari Mapolres Tolitoli ke Kejari setempat, dengan pengawalan tim penyidik dimana dalam pelimpahan tersangka berdasarkan LP/11/VIII /2018/ Sulteng/Res-Tolitoli/Sek-Dakopemean,  tanggal 05 Agustus 2018, serta P21 B-11/R.2.12.3/Epp.2/ 09 /2018 tanggal 10 September 2018.

BACA JUGA :  Kabur dari Kawalan, Tiga Spesialis Curnik di Balut Ditembak Aparat

Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy mengatakan, sebelum diserahkan ke ke Kejaksaan Negeri Tolitoli penyidik terlebih dahulu membawa tersangka ke Puskesmas kota untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan dibuktikan hasil sehat jasmani dan rohani dengan dibuktikan surat keterangan berbadan sehat.

“Yah sebelum kami limpahkan tersangka om Jago yang pernah membuat heboh masyarakat Tolitoli ini kami periksakan kesehatannya ke Puskesmas Kota,”imbuh Perwira dengan dua melati dipundaknya itu kepada KabarSelebes

BACA JUGA :  Kapolres Tolitoli Pimpin Penangkapan Bandar dan Pengedar Sabu, Tiga Pelaku Diamankan

Id Senin (17/9).

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tolitoli Deni Kurniawan SH,S.Kom menuturkan, pihaknya telah menerima tersangka kasus persetubuhan dibawah umur itu dengan korbanya berinisial H.

Sebelum dilakukan penyerahan, pihaknya melakukan pemeriksaan ulang dengan melakukan cek kembali hasil keterangan kepada tersangka dan menginvetarisir seluruh barang bukti.

Usai Penyerahan tersangka bersama barang bukti, dilakukan penandatanganan berita acara pelimpahan dimana tanggung jawab tersangka di bawa kendali Pidum Kejari Tolitoli.

BACA JUGA :  Harga Daging Ayam dan Telur Bergejolak

“Sambil melengkapi administrasi tersangka, kami akan melakukan penahanan 20 hari kedepan, sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tolitoli untuk segera disidangkan,” tukasnya.

Tersangka warga Dusun Tanjung, Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli itu akan dijerat dengan pasal 83 Undang-undang Republik Indonesia Nomor23 Tahun ini 2002 dan Pasal 81 ayat dua Undang-undang RepubIik Indonesia nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(Moh Sabran)