Sulawesi Tengah

BMKG: Hoax, Isu Gempa Bumi 28 Desember

439
×

BMKG: Hoax, Isu Gempa Bumi 28 Desember

Sebarkan artikel ini

PALU, Kabar Selebes – Stasiun Geofisika Klas I Palu menyatakan isu gempa bumi 28 Desember 2018 adalah hoax atau bohong. BMKG mencatat, sejak 28 September sampai 20 Desember 2018, sebanyak 960 kali dan 42 kali gempa yang tidak dirasakan.

Kepala Stasiun Geofisika Klas I Palu Cahyo Nugroho mengatakan isu tidak benar atau hoax. Belum ada teknologi yang dapat memprediksi akan terjadinya suatu gempa bumi di sebuah wilayah.

BACA JUGA :  Dirjen: Bantuan Alsintan Tergantung Permintaan Daerah

“Kalaupun ada gempa bumi di tanggal itu, itu adalah kebetulan. Apalagi pasca gempa 28 September lalu, gempa masih terus ada dengan skala lebih kecil,” kata Cahyo Nugroho, Rabu, 26 Desember 2018.

Menurut Cahyo, sebaiknya masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi liar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak perlulah sampai meninggalkan kota Palu karena isu tersebut,” kata Cahyo Nugroho.

BACA JUGA :  Asian Games 2018, Lindswell Sumbang Emas Kedua Indonesia

Cahyo menyatakan, gempa bumi yang terekam BMKG sejak 28 September sampai 20 Desember sebanyak 960 kali.

Saat ini memang masih ada efek pasca gempa besar.

Sebelumnya, Bupati Sigi Moh Irwan juga menyikapi isu 28 Desember akan terjadi bencana dan sudah meluas di masyarakat di media sosial.

Moh Irwan meluruskan isu tersebut dan menyatakan hingga hari ini belum pihak maupun teknologi yang memastikan akan terjadinya sebuah peristiwa seperti gempa bumi. (patar)