Didatangkan dari Bitung, Pelindo IV Siap Operasikan Crane di Pantoloan

PALU, Kabar Selebes – Setelah rusak dan ambruk saat bencana gempa dan tsunami Jumat (28/9/2018) yang lalu, crane milik Pelindo IV sudah mendapat penggantinya. Bangkai crane yang terpasang di dermaga Pelabuhan Pantoloan sudah dilepas dan dievakuasi dari dermaga.

Pasca gempa bumi yang merobohkan crane, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Pantoloan sangat terganggu. Bongkar muat peti kemas menjadi lebih lama.

BACA JUGA :  MUI Palu : Korban Bencana Sulteng di Pengungsian Juga Wajib Bayar Zakat Fitrah

General Manager PT. Pelindo IV, I Nengah Suryana mengakui, aktivitas bongkar muat peti kemas menjadi terhambat. Sebelumnya aktivitas bongkar muat dari kapal ke terminal hanya memakan waktu dua hari. Pasca gempa yang menyebabkan robohnya crane, kini menjadi 10 hari.

“Memang kita akui ada kendala bongkar muat akibat rusaknya crane namun kami coba untuk mengantisipasinya dengan mendatangkan crane dari Bitung,” kata Nengah Suryana Rabu (23/1/2019).

BACA JUGA :  Jelang Natal 2019, Dinas Pangan Sulteng Gelar Pasar Murah

Pihak Pelindo IV sudah mendatangkan crane pengganti dari Bitung yang tiba di pelabuhan Pantoloan hari minggu (20/1/2019). Crane itu didatangkan dengan menggunakan kapal tongkang dengan perjalanan 10 hari di lautan.

“Jika tidak ada kendala hari Jumat (25/1/2019) crane ini sudah dibongkar dari tongkang dan akan segera difungsikan,” kata Nengah. (abdee)

Silakan komentar Anda Disini....