Nasional

Spanduk “Hargai Hak-Hak LGBT” Bikin Kader PSI Sulteng Meradang

1577
×

Spanduk “Hargai Hak-Hak LGBT” Bikin Kader PSI Sulteng Meradang

Sebarkan artikel ini

1-PSI-LGBTPALU, Kabar Selebes – Beredarnya spanduk berlogo PSI dengan tulisan “Hargai Hak-Hak LGBT” di Jakarta dan beberapa kota lainnya membuat partai pimpinan Grace Natalie itu sibuk. Sejumlah petinggi partai harus mengklarifikasi spanduk itu dengan menyatakan bahwa hal itu bukan resmi dari PSI.

Tak terkecuali di daerah, spanduk yang dianggap hoax ini juga mendapat tanggapan dari seluruh kader PSI di Indonesia. Di Sulawesi Tengah misalnya, meski tidak beredar disini namun spanduk tersebut membuat petinggi-petinggi PSI di Sulawesi Tengah angkat bicara.

BACA JUGA :  Polres Banggai Gelar Apel Ops Ketupat Tinombala dan Apel PHPU

“Kami sedang mengadakan solidaritytour ke Jember Jawa Timur, saat mendengar kabar ada spanduk berisi fitnah dan hoax yang menyerang PSI. Namun Kami tidak akan mundur. Adanya serangan dengan cara-cara kotor seperti ini, justru kami semakin solid untuk terus turun ke masyarakat,” kata Yusuf Lakaseng, salah tokoh politik PSI asal Sulteng yang juga calon anggota DPR -RI dapil Sulteng Rabu (30/1/2019).

Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah Moh. Jaya juga turut mengklarifikasi keberadaan spanduk hoax yang beredar di sejumlah fasilitias umum di Jakarta. Moh. Jaya menyatakan bahwa itu bukan spanduk yang dipasang oleh pihak PSI.

BACA JUGA :  Perdana Pimpin Apel Pagi, Wagub Sulteng Tekankan Disiplin ASN

“Saya sudah konfirmasi DPP PSI, dan itu bukan dari pihak Kami. Bagi kami ini kepanikan dari orang – orang yang takut akan pergerakan partai anak muda yang dulu dianggap anak ingusan dalam politik,” kata Moh. Jaya di Palu, Sulawesi Tengah Rabu malam.

Politisi muda ini menyebut bahwa secara tegas PSI tidak pernah membela hak-hak LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender) di Indonesia. “Kami keras melawan ini,” tegasnya.

BACA JUGA :  Mengikat Solidaritas Remaja Korban Bencana dengan Puisi

Sekjen PSI Raja Juli Antoni justru menuding para koruptor dan kaum intoleran di balik pemasangan spanduk ini. Raja Juli juga menyebut beberapa waktu terakhir serangan atas PSI semakin sistematis dan meluas. Setelah perusakan atas atribut, disusul coretan-coretan PKI di spanduk, baliho dan atribut partai lainnya, kini muncul baliho dan spanduk yang mengatasnamakan PSI dengan tulisan “Hargai Hak-hak LGBT”.

“Spanduk dan baliho itu bukan dibuat oleh PSI,” kata Raja Juli dalam rilis resmi PSI.(ABD/*)