Waspada! Ada Bibit Jagung Palsu Beredar di Sulteng

PALU, Kabar Selebes – Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menyita benih jagung palsu dari sejumlah kelompok tani yang berada di desa Sausu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Para petani ini mengeluh karena hasil tanaman mereka dari benih tersebut berjamur, bahkan mati.

Mendengar kejadian itu, pihak kepolisian langsung melakukan penyitaan terhadap benih jagung yang bermerek bima 20 uri sayang, diketahui berasal dari Kota Malang, Jawa Timur tersebut.

Setelah diuji laboratorium dan hasilnya positif palsu, pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap tersangka bernama Kabul Suriono yang diketahui menjabat sebagai direktur CV Cinta Raya, yang merupakan produsen dari benih jagung palsu tersebut.

BACA JUGA :  Jelang Mudik Lebaran, Harga Tiket Poso-Makassar Rp 1,2 Juta

“Menurut informasi dari petani, benih jagung yang mereka tanam itu tidak hidup, jadi ketika mendengar informasi itu penyidik melakukan olah TKP kemarin di Parimo, setelah kita selidiki, kita ambil sampelnya kita uji, dan kita konfirmasi lebel tersebut ternyata benih itu tidak sesuai dengan lebel, jadi benih itu bukan benih asli,” ujar AKP Dirham Salama, Kanit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Sulteng.Atas perbuatannya tersangka kabul Suriono sendiri, saat ini telah menjalani hukumannya di rumah tahanan Maesa Palu.

BACA JUGA :  Lion Air Jatuh, Basarnas Temukan Puing, Pelampung, dan Potongan Tubuh

Kamis (31/1/2019) hari ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah bersama dengan jaksa penuntut umum (JPU) Pengadilan Negeri Palu memusnahkan barang bukti benih jagung palsu itu sebanyak 4 ton. Benih palsu ini sebelumnya disita petugas, karena telah merugikan sejumlah kelompok petani di wilayah Sulteng.

Pemusnahan 4 ton benih jagung jenis hibrida palsu itu, dilakukan dengan cara dibakar, dengan menggunakan minyak tanah, yang dilakukan oleh sejumlah pihak kepolisian daerah sulteng dan jaksa penuntut umum pengadilan negeri palu, dikantor polda sulteng, pada 31 januari 2019 siang.

BACA JUGA :  Jelang Lebaran, Aparat Gabungan Operasi Penertiban Sejumlah Kapal di Banggai

“Hari ini kami dari penununtut umum didampingi tim penyidik dari Polda Sulteng, telah melakukan eksekusi terhadap barang bukti yang sesuai dengan putusan pengadilan dirampas untuk dimusnahkan berupa benih jagung bima 20 uri sayang ada kurag lebih 4 ton,” ujar Petrus J Sumelang, jaksa penuntut umum Kejari Palu. (Riski Budiman/Suluhmerdeka.com)

Silakan komentar Anda Disini....