Rocky Gerung Muncul di Banggai, Begini Respons Politisi Gerindra Sulteng

oleh -
Rocky Gerung dalam kebersamaan dengan sejumlah Politisi Gerindra dan PAN saat diskusi publik di Kampus Universitas Muhammadiyah Luwuk.(Foto:CNA Daily)
Rocky Gerung
Rocky Gerung dalam kebersamaan dengan sejumlah Politisi Gerindra dan PAN saat diskusi publik di Kampus Universitas Muhammadiyah Luwuk.(Foto:CNA Daily)

BANGGAI, Kabar Selebes – Akademisi yang dikenal dengan sebutan akademisi akal sehat, Rocky Gerung akhirnya bisa menyambangi masyarakat Luwuk Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah Kamis (07/02/2019) kemarin. Rocky Gerung menjadi pembicara di Kampus Universitas Muhamadiyah Luwuk.

Kehadiran Rocky Gerung di Banggai itu mendapat tanggapan positif dari salah seorang calon anggota legislatif DPR RI Dapil Sulteng, Firman Lapide. Menurutnya, kehadiran Rocky Gerung di Kampus Universitas Muhamadiyah Luwuk, merupakan langkah maju menambah literasi tentang peradaban berpikir di alam demokrasi, khususnya dikalangan kampus.

“Apa yang sudah diterangkan Pak Rocky luar biasa hebat bagi generasi muda khususnya kaum intelektual kampus,” kata Firman usai kegiatan yang digelar dipelataran Kampus UML.

Menurutnya pemaparan Rocky berkesesuaian dengan dialektika berpikir indonesia kekinian. “Intinya pemikiran yang dituangkan tepat sudah, referensinya sangat jelas,” tuturnya.

Rocky Gerung sendiri menjadi pembicara utama dalam dialog yang bertema “Kampus dan Politik Akal Sehat”.

Kehadiran pria kelahiran Manado 1960 itu disambut ribuan audiens dari berbagai kalangan. Dari petikannya, Rocky berpesan bahwa akal manusia diciptakan untuk sebuah kritik pada tatanan yang berlaku.

“Fungsi dari akal sehat adalah mengkritik, bukan menjilat,” ujar Rocky.

Sehingga itu, kadangkala aku Rocky dirinya sering di cekal saat memasuki beberapa kampus menjadi pembicara. “Namun di kampus Unismuh Luwuk saya mendapatkan kesempatan itu, thanks ya,” ujar Rocky.

Ditambahkan Rocky, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah proposal utama yang harus dilakukan pemerintah, dan kampus adalah tempat untuk berbicara pada kalangan akademis.

“Saya datang ketempat ini untuk mengajak berdialektika, tapi kalau saya di bilang berupaya untuk provaksi, saya memprovokasi akal sehat,” ujarnya. Sedang dalam kaitannya jelang pemilihan presiden di 17 April mendatang, Rocky  mengingatkan, “memilih pemimpin harus yang visioner dan paham betul dengan keadaan di Indonesia”.

Sumber: CNADaily.com

Tonton Juga:

https://www.youtube.com/watch?v=FAZ1vPKjgXo&t=33s

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 214 times, 1 visits today)