Komnas HAM Soroti Perpanjangan Masa Transisi Darurat

  • Bagikan
Dedi Askari, ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng
Dedy Askari
Dedi Askari, ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng

PALU, Kabar Selebes – Komnas HAM-RI Perwakilan Sulteng, sangat mengapresiasi pelaksanaan Rapat Evaluasi Perpanjangan tahap I Status Transisi Darurat Bencana Sulteng.

“Namun demikian, catatan pentingnya, segala soal, kekurangan lainnya yang mengemuka dalam rapat evaluasi, jangan hanya sekedar dijadikan catatan saja. Bagaimana segala kekurangan, kendala dan masalah menjadi rekomendasi yang harus dilaksanakan pada tahap selanjutnya atau pada tahap perpanjangan transisi darurat ke pemulihan (jika tahap perpanjangan itu dilakukan)?” kata DedicAskary SH, kepala Perwakilan Komnas HAM Sulawesi Tengah, Selasa, (19/2/2019).

Dalam keterangan tertulisnya, Dedi Askary mengatakan, jangan hanya menjadi tumpukan dokumen sebagai bahan santapan rayap apalagi hanya dijadikan alasan agar tahap transisi darurat ke pemulihan dilakukan perpanjangan.

“Pastikan semuanya dapat dilakukan perbaikan, pastikan segala sesuatunya dapat dilakukan dengan cepat, tepat efisien, sebab yang patut diingat jika perpanjangan itu sampai dilakukan, konsekwensinya sama dengan memperpanjang penderitaan masyarakat korban yang masih bertahan di 400 titik tenda-tenda pengungsian,” kata Dedy mengingatkan.

Pada tahap selanjutnya, tambahnya, agar benar-benar diingat, khususnya bagi pemerinta pusat yaitu maksimalkan fasilitasi dan asistensi Pemprov dan Pemkab/Pemkot, bukan intervensi sebagai mana yang dilakukan selama ini. “Terima kasih Pak Wapres telah menegaskan komitmennya untuk segera menginstruksikan PLN agar segera penuhi kebutuhan listrik di huntara2 yang sudah ada ( ini baru benar, fasilitasi segala yang kurang, beri keleluasaan Pemprov),” ujarnya.

Serta yang paling penting dan mendasar bangun komunikasi dan koordinasi yang evektif dengan semua pihak, maksimalkan penggunaan resources lokal, khususnya SDM lokal yang potensial, koordinasi dengan rektor dan pimpinan perguruan tinggi untuk pelibatan mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir khususnya dari program studi pendidikan, tehnik dll, dorong ormas dan organisasi lokal untuk bersama2, bergotong royong bangun Sulteng yg lebih hebat dan bermartabat.

Sementara untuk kepentingan pengawasan dan penindakan hukum, maksimalkan peran dan fungsi aparat penegakkan hukum baik kepolisian maupun BPKP atau perwakilan BPK, bila perlu, KPK segera membuka Kantor Perwakilannya di Sulteng. (*/patar)

Tonton dan subscribe channel Kabar Selebes TV:

https://youtu.be/pNKPYv9KkEw

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan