Ciptakan Pemilu Damai, Satgas Nusantara Polres Poso Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas

  • Bagikan
Suasana kegiatan yang diinisiasi oleh pihak Binmas Polres Poso.(Foto:Ryan)

POSO, Kabar Selebes – Jelang pelaksanaan Pemilu tahun 2019 Satgas Nusantara Polres Poso mengajak peran masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Poso, Sulteng.

Dimana peran masyarakat sangat dibutuhkan menjaga situasi Poso agar aman dan damai di Pemilu 2019. Ajakan itu dilakukan dalam sebuah diskusi Forum Silaturahmi Kamtibmas (FSK) yang diinisiasi oleh pihak Binmas Polres Poso.

Kegiatan yang berlangsung disalah satu hotel di Poso, Rabu 13 Maret 2019 dihadiri gabungan ratusan warga Poso mulai tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, pekerja swasta hingga sejumlah pemuda yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan hadir mengikuti FSK.

Kasat Binmas Polres Poso, IPTU Masloman mengatakan, kegitan ini dilakukan oleh Satgas Nusantara Polres Poso untuk mengajak masyarakat dapat memberikan perannya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2019.

“Yang jelas kegiatan ini, kami dari Satgas Nusantara Polres Poso mengajak masyarakat agar perannya dapat menjaga kamtibmas dengan baik di Pemilu 2019,” ucapnya.

Menurut IPTU Masloman, pihak kepolisian di Poso tidak bisa bekerja sendiri dibutuhkan peran dari seluruh masyarakat.

Sementara dalam sambutannya, Kabag Sumda Polres Poso, Kompol Feky. A. Waloni berharap seluruh yang hadir dalam kegiatan ini sama-sama dihimbau untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif khususnya diwilayah hukum polres Poso menjelang Pileg dan Pilpers 2019.

“Melalui suara kita masing-masing kita dapat sampaikan ke seluruh masyarakat untuk menjaga kamtibmas, sehingga pelaksanaan Pemilu di Poso dari awal sampai dengan akhir berlangsung aman, tertib dan lancar,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini para peserta kemudian memberikan saran, masukan dan pertanyaannya. Pendeta Budi Tarusu mengatakan, jika gereja tidak boleh dijadikan tempat untuk berpolitik.

Sementara jemaat gereja juga harus ikut mengawasi jalanya pemilu bergandengan tangan mengawal pemilu yang jujur, jemaat gereja menolak isu sara dan menghindari menjatuhkan pasangan calon.

Selain itu ustad Sutami Idris dari Komda Alkhairaat Poso menyampaikan, jika sikap optimis dalam berdemokrasi merupakan pedoman dalam menyikapi pesta demokrasi bebas hoax, sehingga terciptanya rasa aman dan damai dalam berdemokrasi.

Selain itu kata Sutami, mengharapkan kepada masyarakat agar selalu bersikap adil dan bijaksana dalam menghadapi pesta demokrasi sehingga persatuan dan kesatuan dalam berdemokrasi bisa berjalan aman dan lancar. (RYN.Gode)

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan