Trauma Healing Kopi Kapal Api Kembalikan Senyum Anak-anak Korban Gempa Palu

  • Bagikan
Senyum anak-anak pengungsi di huntara Silae ketika tim trauma healing dari Kopi Kapal Api dan Radio Nebula FM Palu menampilkan dongeng dengan media boneka Sabtu (6/4/2019).(Foto:Abdee Mari)

PALU, Kabar Selebes – Perjalanan program trauma healing Kopi Kapal Api berakhir di Huntara Silae. Sejak digelar tanggal 2 Februari 2019, kegiatan yang dihelat bersama Radio Nebula FM Palu itu dirasakan sangat bermanfaat bagi pengungsi terutama anak-anak.

Sebanyak 18 kali trauma healing dilakukan di 9 huntara dan shelter di Kota Palu dan kabupaten Sigi, kegiatan dengan tema Ceria Bersama Kopi Kapal Api itu berakhir di hunian sementara Silae Sabtu (6/4/2019).

Sejumlah pengungsi mengaku sangat bersyukur produsen kopi itu membantu menghilangkan rasa trauma para pengungsi terutama-anak-anak korban bencana. Kegiatan itu dirasakan berpengaruh besar mengembalikan senyum anak-anak yang hilang akibat bencana dahsyat yang mengguncang Kota Palu, Sigi dan Donggala tanggal 28 September 2018 silam.

“Kami bersyukur karena kegiatan yang dilakukan Kopi Kapal Api dan Radio Nebula Palu ini terasa sangat bermanfaat. Anak-anak bisa bermain sambil belajar, tertawa gembira karena ada permainan serta ada nonton bersama,” kata Rini, seorang ibu korban gempa Silae yang ikut menjaga anaknya ikut kegiatan Sabtu sore di huntara Silae.

Koordinator huntara Silae Muhammad Said juga menyatakan hal yang sama. Dia bahkan mengakui tidak banyak pihak yang melakukan trauma healing hingga berkali-kali di huntara-huntara korban bencana di Palu dan Sigi.

“Kopi Kapal Api dan Radio Nebula FM Palu dua kali menggelar trauma healing di huntara-huntara yang ada jadwal kegiatannya dan kami memang selalu menunggu kegiatan ini. Kenapa? Karena adanya kegiatan ini anak-anak kami menjadi ceria lagi,” aku Muhammad Said.

Memang, hari terakhir program Ceria Bersama Kopi Kapal Api itu mendapat sambutan hangat dari warga terutama anak-anak. Puluhan anak-anak antusias dan larut dalam kegiatan yang menghadirkan hiburan berupa boneka Cilo tersebut.

Tawa lepas-anak-anak ini terlihat saat boneka Cilo yang diperankan seorang relawan mengeluarkan kata-kata lucu.

Hiburan lain yang dihadirkan adalah lomba memnggambar dan mewarnai serta berbagai games.

“Memang sejak tanggal 2 Februari 2019 kami dan Kopi Kapal Api memprioritaskan huntara dan shelter yang dihuni oleh banyak anak-anak karena tujuan kami memang menghilangkan trauma pengungsi dan anak-anak korban gempa,”kata Lutfi, manager Program Radio Nebula FM Palu yang ditemui di lokasi kegiatan sabtu sore.

Pada malam harinya, akan diselenggarakan nonton bareng dengan layar tancap di halamn huntara tersebut dimana dibagikan kopi secara gratis bagi siapa saja yang hadir di lokasi itu.

Trauma healing ini akan diselenggarakan sebanyak 18 hari di sembilan huntara dan shelter pengungsi sejak tanggal 2 februari hingga 6 april 2019. Huntara yang akan menjadi venue kegiatan sosial ini antara lain Huntara Petobo, Balaroa, Shelter Boya Mamboro, Shelter Pmi Biromaru, Huntara Pombewe, Huntara Act, Desa Bora, Shelter Layana dan Huntara Silae.(Abdee)

Berikut Foto-foto Abdee Mari :
healing1

 

healing3

healing4

healing5

 

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan