IAIN Palu Butuh Bantuan Kelas Belajar Pascatsunami

Mahasiswa IAIN Palu antusias mengikuti proses belajar mengajar di kelas-kelas darurat pascatsunami menerjang kampus tersebut.(Foto:Bagian Humas IAIN Palu )
IAIN Butuh Bantuan kelas2
Kondisi suasana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu pascatujuh bulan bencana gempa dan tsunami menghantam.(Foto: Bagian Humas IAIN Palu)

PALU, Kabar Selebes – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, membutuhkan bantuan kelas belajar untuk pemulihan dan peningkatan kualitas akademik pascabencana gempa dan tsunami menerjang kampus tersebut.

“Iya, kita butuh bantuan kelas belajar, karena saat bencana tsunami menerjang banyak bangunan gedung termasuk kelas belajar rusak di terjang tsunami,” ucap Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan IAIN Palu, Dr Kamaruddin, di Palu, Rabu (24/4/2019).

Untuk pemulihan dan pemaksimalan kegiatan belajar mengajar demi meningkatkan mutu akademik, kata dia, maka perlu di tunjang dengan ketersediaan sarana berupa ruang kelas belajar.

BACA JUGA :  Peringati HUT Republik Indonesia ke-74, Pemda Morowali Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Sekolah

Saat bencana gempa dan tsunami menerjang Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tersebut, kurang lebih 50 kelas terdampak sehingga rusak berat tidak layak di gunakan untuk proses belajar dan mengajar.

Pantauan Antara di IAIN Palu, Rabu, proses belajar dan mengajar pascatujuh bulan gempa, dan tsunami menghantam IAIN Palu hingga saat ini perkuliahan berlangsung di kelas-kelas darurat.

Selain berlangsung di kelas darurat, perkuliahan juga berlangsung di teras-teras gedung, bahkan ada sebahagian dosen dan mahasiswa melangsungkan proses belajar dan mengajar di gedung bekas terdampak tanpa dinding.

BACA JUGA :  Longki Djanggola : Saya Merasa Dilecehkan dengan Informasi Hoax yang Disebarkan Yahdi Basma

“Seperti itulah kondisi sementara atau kondisi pascatsunami menerjang IAIN Palu. Karena itu kami harus akui bahwa IAIN Palu butuh bantuan kelas belajar,” ujar dia.

Dia mengatakan bahwa kelas belajar sangat mendesak untuk harus di adakan, harus di bangun. Karena hal itu menjadi salah satu yang sangat prinsip dalam kegiatan akademik untuk pembangunan sumber daya manusia.

Kondisi IAIN Palu pascatsunami yang porak-poranda telah di tinjau oleh pejabat negara meliputi beberapa kementerian, mulai dari Kementerian Agama, kementerian Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi, Wakil Presiden, Bappenas.

BACA JUGA :  Wapres JK Pantau Pembangunan Huntap di Duyu

IAIN Palu sangat berharap kepada mereka yang telah meninjau pascatsunami, untuk dapat membantu pemulihan dan percepatan pembangunan sumber daya manusia lewat peran dan fungsi perguruan tinggi tersebut pascatsunami.

“Yang terakhir meninjau yaitu dari pihak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, kami sangat berharap agar Bappenas dapat membantu IAIN Palu dalam upaya pemulihan,” sebut dia.(Dhar/Mad/Abd)

Silakan komentar Anda Disini....