Jelang Mudik Lebaran, Harga Tiket Poso-Makassar Rp 1,2 Juta

Bandara Kasiguncu (Foto:https://biofilis.wordpress.com)

POSO, Kabar Selebes – Pihak bandara Kasiguncu Poso mengaku telah mengantisipasi jika terjadi lonjakan arus mudik yang menggunakan fasilitas penerbangan di bandara Kasiguncu Poso selama musim lebaran Idul Fitri tahun ini.

Kepala Bandar Udara Kasiguncu Poso Sutrisno mengatakan, selama ini jumlah warga yang menggunakan penerbangan Maskapai Wings Air dari Poso ke Makassar, belum terlalu mengembirakan.

Sutrisno
Kepala Bandar Udara Kasiguncu Poso Sutrisno

“Rata rata prosentase penumpang setiap hari di bandara kasiguncu mencapai 70 sampai 80 persen dari total 72 sheet yang tersedia,” aku mantan Kepala Bandara Teuku Cut Ali Aceh ini.

BACA JUGA :  Kekurangan Guru, Siswa SMPN 21 Sigi Terpaksa Bekeliaran

Kendati begitu kata dia, tidak menutup kemungkinan presentase arus penumpang di bandara Kasiguncu itu akan mengalami lonjakan pada saat arus mudik lebaran Idul Fitri tahun ini.

“Jika terjadi lonjakan arus mudik kami sudah siap mengantisipasinya. Sejauh ini tidak ada masalah. Pihak maskapai juga masih bisa menghandlenya dengan jumlah maskapai yang ada,” ujar Sutrisno.

Bandara Kasiguncu Poso juga sudah memerintahkan agar semua crue yang bertugas di bandara untuk tidak mengambil cuti selama lebaran untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang arus mudik yang menggunakan bandara kasiguncu Poso.

BACA JUGA :  Jamkrindo Bantu Tiga Sekolah di Sulteng Pascabencana

Disinggung soal terbitnya Peraturan Menteri perhubungan mengenai penurunan batas atas harga tiket pesawat, Sutrisno mengaku sudah mulai menerapkannya. Khusus untuk penerbangan dengan maskapai Wings Air rute Poso – Makassar batas atas yang ditetapkan sekitar Rp 1,6 juta.

“Harga batas atas tiket pesawat ini sudah menjadi tugas kita untuk mengawasinya. Sampai dengan saat ini yang terpantau, harga tiket Poso – Makassar dengan maskapai Wings Air yang dijual ke penumpang sekitar Rp 1,2 juta. Artinya masih dalam batas yang wajar. Kita juga akan memantau harga mendekati H-2 dan H+7 selama lebaran tahun ini,” terang Sutrisno.

BACA JUGA :  Korban Gempa Palu dan Sigi Kembali Ke Huntara, 70% Bilik Sudah Berpenghuni

Sutrisno dengan tegas menyatakan, jika ada maskapai yang sengaja menaikkan harga batas atas tiket khususnya menjelang arus mudik lebaran tahun ini, pihaknya tidak segan segan memberi teguran dan meneruskan laporan ke pusat untuk segera diambil tindakan tegas bagi maskapai yang bersangkutan. (RYN.Gode)

Silakan komentar Anda Disini....