Terkatung-katung Empat Hari di Lautan, Begini Kondisi Yakob ABK yang Selamat

  • Bagikan

LUWUK, Kabar Selebes -Sebuah musibah baru saja mengejutkan masyarakat. Musibah itu terjadi di perairan Laut Kabupaten Banggai Laut.

Kapal Motor Lintas Timur yang melaju dari perjalanan Bitung ke Morowali pada tanggal 1 Juni 2019.

Kepada Kabar Selebes.id Sabtu, 8 Juni 2019, Yakop Menuturkan ia adalah salah satu korban selamat, pada saat di temui diruangan ICU BRSUD Luwuk, katanya berharap tim pencari melakukan upaya maksimal untuk segera menemukan teman-temannya.

Kapal Motor yang bertujuan membawa semen ini mengalami kecelakaan akibat cuaca yang buruk. Saat itu ombak besar dan angin yang sangat kencang.

Yakop spontan menggeleng-gelengkan kepala dengan ketakutan dan memluk sebuah kayu yang terapung.
Hal inimembuatnya tenang kembali.

“saya hanya memeluk sebuah kayu untuk menopang badan saya selama empat hari,
8 orang saya lihat di sisi lain, namun pada waktu itu posisi kapal tidak stabil karena dihantam oleh gelombang. Bahwa memang bena diketahui sebelum kejadian, mesin kapal mengalami black out, atau mati,”ujarnya

Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, pada saat meninjau di RSUD Luwuk juga menambahkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai akan membantu korban KM Lintas Timur berupa santunan.

Selain itu, dr. Lulu SpAn menambahkan, memang benar Yakop di rawat di ICU Luwuk, hanya kaki yang luka akibat gigitan ikan namun tidak apa-apa, dan kondisi sudah stabil dan akan di pindahkan dari ICU keruangan perawatan.

Pada hari kelima, tanggal 08 Juni 2019 pukul 07.00 wita bertempat di pelabuhan tangkiang desa tangkiang Kecamatan Kintom dilaksanakan apel gabungan diambil oleh Brigjen TNI Marinir Budi Purnama selaku Dir Ops Basarnas Pusat yang tergabung dalam tiga tim masih melakukan pencarian terhadap 17 korban. (emay)

Luwuk, Kabar Selebes -Sebuah musibah baru saja mengejutkan masyarakat. Musibah itu terjadi di perairan Laut Kabupaten Banggai Laut.

Kapal Motor Lintas Timur yang melaju dari perjalanan Bitung ke Morowali pada tanggal 1 Juni 2019.

Kepada Kabar Selebes.id Sabtu, 8 Juni 2019, Yakop Menuturkan ia adalah salah satu korban selamat, pada saat di temui diruangan ICU BRSUD Luwuk, katanya berharap tim pencari melakukan upaya maksimal untuk segera menemukan teman-temannya.

Kapal Motor yang bertujuan membawa semen ini mengalami kecelakaan akibat cuaca yang buruk. Saat itu ombak besar dan angin yang sangat kencang.

Yakop spontan menggeleng-gelengkan kepala dengan ketakutan dan memluk sebuah kayu yang terapung.
Hal inimembuatnya tenang kembali.

“Saya hanya memeluk sebuah kayu untuk menopang badan saya selama empat hari, 8 orang saya lihat di sisi lain, namun pada waktu itu posisi kapal tidak stabil karena dihantam oleh gelombang. Bahwa memang bena diketahui sebelum kejadian, mesin kapal mengalami black out, atau mati,”ujarnya

Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, pada saat meninjau di RSUD Luwuk juga menambahkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai akan membantu korban KM Lintas Timur berupa santunan.

Selain itu, dr. Lulu SpAn menambahkan, memang benar Yakop di rawat di ICU Luwuk, hanya kaki yang luka akibat gigitan ikan namun tidak apa-apa, dan kondisi sudah stabil dan akan di pindahkan dari ICU keruangan perawatan.

Pada hari kelima, tanggal 08 Juni 2019 pukul 07.00 wita bertempat di pelabuhan tangkiang desa tangkiang Kecamatan Kintom dilaksanakan apel gabungan diambil oleh Brigjen TNI Marinir Budi Purnama selaku Dir Ops Basarnas Pusat yang tergabung dalam tiga tim masih melakukan pencarian terhadap 17 korban. (emay)

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan