Genpi Sulteng Gencarkan Promosi Festival Tenun Sulawesi Tengah

  • Bagikan
Jumpa pers Genpi Sulteng terkait Festival Tenun Sulawesi Tengah di Aula LPMP, Minggu malam, 16 Juni 2019. Foto Ipal

PALU, Kabar Selebes – Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersiap menggelar Festival Tenun Sulawesi Tengah 2019. Festival ini akan digelar di Taman GOR Reborn, Palu 28-30 Juni 2019.

Koordinatoor GenPI Sulteng, Gio Mandike mengatakan festival ini menjadi ajang memelihara tradisi tenun khas
Sulteng. Apalagi tenun khas Sulteng memiliki motif dan kreasi yang kaya yang berbeda dengan tenun lainnya.

“Dengan festival ini diharapkan akan semakin mengangkat kain tenun khas Sulteng sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Sulteng. Disamping itu juga sebagi bagian dari bagian tak terpisahkan dari kekayaan pariwisata Sulteng.” ujar Gio.

Yang pasti, kata Gio, jangan takut bosan menyaksikan acara ini karena yang ditampilkan di Festival Tenun Sulawesi bahannya pun pilihan dengan menggunakan sutra. Bahkan kini mulai dikembangkan dengan menggunakan benang berwarna cerah hingga bisa dijangkau semua kalangan. “Ada filosofinya, ada sejarahnya, punya story telling yang kuat. Ini sangat matching dengan pariwisata,” tambah Gio.

Bukan sekedar festival biasa, acara lainnya pun tak kalah seru untuk dikuti. Ada Lomba Mewarnai, Fashion Show, Lomba Menari Pantanu, serta Lomba Menyanyi Lagu Daerah Kaili. Selain itu juga ada Pemilihan
Putri Tenun Sulteng, Talk Show, Workshop Tenun, Pameran UMKM, Food and Fashion hingga Band Performance.

“Yang pasti kami akan semaksimal mungkin menggelar acara ini. Dengan bantuan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sulteng kami optimis acara ini akan berjalan dengan baik dan mengangkat kembali pariwisata Sulteng,” kata Gio.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Harian GenPI Sulteng Suzana Dorothea mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk datang meramaikan acara. Apalagi saat ini pariwisata Sulteng Tengah bangkit dari bencana gempa dan tsunami yang menerpa beberapa waktu lalu. Dengan diadakannya festival ini diharapkan akan mengangkat kembali pariwisata Sulteng.

“Kami berharap upaya ini bisa semakin memajukan parwisata Sulteng. Meski kita sedang dalam kondisi sulit karena pasca gempa dan juga berbagai persoalan lain seperti tiket pesawat dan bagasi, tapi kita tetap optimistis sektor pariwisata Sulteng akan kembali bangkit. Ini akan kita buktikan lewat Festival Tenun Sulawesi Tengah 2019 ini ujar wanita yang akrab disapa Susan itu.

Festival Tenun Sulteng ini mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata RI dan Pemprov Sulteng.

“Segala bentuk yang dibutuhkan untuk mensukseskan acara ini entah itu fasilitas, proses dan juga beberapa keperluan selama festival berlangsung kami siap membackup. Mari sama sama kita ramaikan dan sukseskan Festival Tenun Sulawesi Tengah 2019,” ajaknya.

Masih kata Gio, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya berharap Festival Tenun Sulawesi Tengah 2019 bisa mengangkat kembali pariwisata Sulteng. Sekaligus menggerakkan perekonomian daerah di Sulteng. la mengatakan, tenun Sulteng mesti diinkubasi agar bisa menjadi industri kreatif.

Selain itu, kehadiran festival ini akan membuat wisata Sulteng naik kelas.

“Festival ini makin memperindah pesona wisata Sulteng dan menjadi sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Sulteng itu sangat luar biasa potensinya. Dan saat ini sudah sangat aman untuk dikunjungi. Silahkan datang dan nikmati keindalhan alam dan budaya Sulteng yang luar biasa,” ujar Gio menirukan pernyataan Menteri Pariwisata Arif Yahya saat bertemu dengan panitia beberapa waktu lalu. (ipal)

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan