Anaknya Diancam Mau Dibunuh Ibu Kandungnya, Polisi di Tolitoli Ini Lakukan Evakuasi

oleh -

TOLITOLI, Kabar Selebes- Sadriana (38) seorang ibu yang berdomisili di Dusun Baruga Desa Tinabogan Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli yang baru selesai melakukan persalinan dengan caranya sendiri mengancam akan membunuh anak kandungnya sendiri, niat tersebut batal dilakukan, setelah dibujuk oleh Wakapolsek Dondo Iptu Nyoman Saniawan.

Kronologis kejadian berawal saat pada Kamis 20 Juni 2019 sekira pada pukul 05.30 wita seorang ibu yang diketahui bernama Sadriana melakukan persalinan sendiri di sebuah Pondok yang berada di kebun milik warga di Dusun Baruga, Desa Tinabogan, Kecamatan Dondo.

Disaat bersamaan saksi yang diketahui bernama Sondeng, mendengar ada tangisan bayi dan selanjutnya langsung menuju ke pondok tersebut dan melihat ibu yang diketahui keterlebelakangan mental itu sudah melahirkan bayi.

Tak mau ambil resiko, Sondeng kemudian bergegas memanggil perawat yang ada di puskemas Tinabogan, dan langsung kembali menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim medis, namun sang ibu melakukan perlawanan dan mengancam akan membunuh anak yang baru saja di lahirkan.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihak puskesmas, langsung menghubungi Kepolisian setempat, dalam hal ini Polsek Dondo, sehingga Wakapolsek Dondo Iptu Nyoman Saniawan langsung menuju ke TKP.

tolis2

Setelah sampai di TKP orang nomor dua di Polsek Dondo Iptu langsung membujuk dengan menggunakan bahasa jawa, setelah satu jam di bujuk, yang mana pada akhirnya ibu tersebut mau untuk ditangani secara medis oleh tim medis dan langsung dibawa ke Puskesmas Tinabogan.

“Sebelum Waka Polsek datang ibu kandungnya mengancam akan membunuh bayinya tersebut, namun setelah pihak puskesmas berkoordinasi dengan Polsek Dondo ,akhirnya ibu tersebut mau dirawat,” ujar Kasubag Humas Polres Tolitoli Iptu Tjanje Lengkong kepada KabarSelebes.Id Jum’at (21/06/2019).

Tjanje Lengkong menambahkan, perempuan tersebut mengalami ganguan jiwa akibat ditinggal oleh suaminya, dan menempati pondok yang berada dikebun warga dikarenakan sudah tidak memiliki tempat tinggal. Selain itu, ibu tersebut memilik dua orang anak perempuan yang masih balita.

Kini ibu yang diketahui mempunyai keterbelakangan mental bersama bayinya dan dua orang anaknya sudah di tangani oleh tim medis Puskesmas setempat, sementara biaya perawatan di Puskesmas Tinabogan ditangani Wakapolsek Dondo.(Moh Sabran)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 1.901 times, 1 visits today)