Jaksa di Tolitoli Jebloskan ke Bui Dua Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Salumbia

oleh -

TOLITOLI, Kabar Selebes- Pasca dua pekan menetapkan satu tersangka pejabat Pembuat komitmen (PPK) Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli bernam Richard, tim penyidik pada seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tolitoli, kembali menahan dua tersangka, yakni Direktur PT Dwipa Perkasa bernama Syaifuddin Rum dan Pelaksana proyek bernama Rusmin Nuryadin.

WhatsApp Image 2019-07-02 at 20.47.40

Dua tersangka kasus pasar salumbia tahun 2016 tersebut ditahan selang sehari dimana pada Senin 1 Juli 2019 sekira pukul 17.30 wita tim penyidik korps adhyaksa itu terlebih dahulu menahan Direktur PT Dwipa Perkasa Syaifuddin Rum yang sebelumnya dua kali mangkir dari pemanggilan jaksa yang mana pada akhirnya langsung dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tolitoli.

Satu tersangka bernama Rusmin Nurayadin mendatangi Kejari Tolitoli pada Selasa 2 Juli sekira pukul 10.30 wita dan langsung menjalani pemeriksaan selama tiga jam. Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya tim penyidik menetapkan kembali Rusmin Nuryadin sebagai tersangka ketiga.

Kepala Kejari Tolitoli melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Rustam Efendi menjelaskan, setelah mengembangkan kasus tersebut pihaknya kembali menahan dua tersangka dimana dua pekan sebelumnya menetapkan satu tersangka bernama Richard selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli

WhatsApp Image 2019-07-02 at 20.47.24

“Kasus ini telah kami kembangkan yang mana pada akhirnya komitmen kami kepada teman-teman media untuk menahan dua tersangka kami buktikan pada hari ini,” tegas Rustam saat press rilis kepada sejumlah awak media.

Kini ketiga tersangka untuk sementara dititip di Lapas Klas IIB Tolitoli untuk dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan.

Pihaknya menjerat ketiga tersangka dengan pasal 2 dan pasal 3 Pasal Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Pidana Khusus (Pidsus) pada Kejaksaan Negeri Tolitoli menetapkan dan menahan secara resmi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Pasar salumbia dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun (APBN) tahun 2016 dengan total anggaran Rp9,5 miliar dengan kerugian negara kurang lebih Rp400 juta.

Tersangka bernama Richard debelumnya ditetapkan sebagai tersangka beberapa bulan lalu, dimana tersangka menjabat PPK pasar Salumbia di proyek pembangunan pasar yang melekat pada Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli tahun 2016, yang dikerjakan oleh rekanan PT Dwipa Perkasa.

“Tersangka Richard ini sempat mangkir dan mengaku sakit, namun hari ini begitu berkasnya rampung langsung kami lakukan penahanan kepada tersangka Richard,” ujar Rustam Efendi SH .

Masih Menurut Rustam, pada hasil proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Tengah, ditemukan beberapa item pekerjaan fisik yang dinilai janggal dan terindikasi merugikan negara.(Moh Sabran)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 2.267 times, 1 visits today)