Caketum HIPMI Mardani: Pemerintah-Pengusaha Harus Bersinergi

  • Bagikan
Mardani H Maming saat menjawab pertanyaan wartawan terkait suksesi BPP HIPMI, Kamis malam, 11 Juli 2019 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Foto Patar

PALU, Kabar Selebes – Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI Nomor Urut 4, Mardani H Maming mengatakan pemerintah dan pengusaha harus bersinergi dalam membangun daerah. Pemerintah juga harrus membatasi pekerjaan bagi pengusaha luar atau investasi asing di dalam negeri.

Caketum BPP HIPMI Mardani H Maming saat menyampaikan visi dan misi pada Silaturahmi Daerah (Silatda) BPD HIPMI Sulawesi Tengah, Kamis malam, 11 Juli 2019 di Kota Palu. Foto Patar

“Pengusaha asing dengan kemampuan financial tak terbatas, sumberdaya melimpah harus dibatasi dan tidak diberikan secara sempurna. Mereka harus melibatkan pengusaha lokal agar pengusaha lokal juga bisa berdaya” kata Mardani H Maming, Kamis malam, 11 Juli 2019.

Dari pengalaman dirinya ketika menjabat bupati di Tanah Bumbu, Mardani membatasi investasi asing. Dengan demikian peluang bagi pengusaha lokal menjadi besar.

Perekonomian Indonesia kata Mardani, untuk ke depan semakin menjanjikan. Pemerintahan baru diharapkan semakin menempatkan investor lokal sebagai tuan rumah dan diberikan kesempatan seluas-luasnya.

Bagi Direktue Utama PT Barulicin Enam Sembilan itu, bila terpilih nantinya akan membantu investasi di Sulawesi Tengah untuk bangkit pascabencana.

“Saya akan menggandeng teman-teman pengusaha untuk berinvestasi di daerah ini untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Tenrunya dengan melibatkan teman-teman pengusaha yang ada di daerah ini,” kata Mardani.

Untuk peluang memimpin Hipmi, Mardani mengakui sudah mengantongi 24 dukungan BPD dari 34 BPD Hipmi seluruh Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola dalam aambutannya mendukung sepenuhnya Mardani H Maming untuk memimpin BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, periode 2019-2023.

“Jauh sebelumnya saya sudah kenal Mardani. Saat menjadi bupati pertama kalinya saya sudah kenal. Menjadi bupati kedua kalinya pun saya sudah kenal,” kata Longki Djanggola.

Saat bencana alam, kata Longki, saya yang buka dapur umumnya di Petobo dan melayani sekitar 5.000-an pengungsi. Bahkan sampai sekarang sumber air bersih masih dimanfaatkan oleh pengungsi.

Melihat kiprahnya di dunia bisnis dan pernah di pemerintahan, lanjut Longki, membuatnya tidak ragu untuk mendukung sepenuhnya memimpin HIPMI.

“Berapa suara Hipmi Sulteng?,” tanya Longki. “Lima pak,” kata pengurus Hipmi Sulteng.

“Saya minta Hipmi mendukung secara penuh Mardani untuk memimpin Hipmi. Kalau Ishak macam-macam lapor sana saya” ujar Longki.

Mardani H Maming selain memiliki IUP di tanah kelahirannya, juga memiliki IUP di Morowali.

Laman wikipedia menyebutkan, Mardani H. Maming, S.H. adalah Bupati Tanah Bumbu 2 periode yakni 2010–2015 dan 2016–2018. Mardani pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Fraksi PDIP periode 2009–2010.

Mardani lahir di Batu Licin, 17 September 1981. Dan meraih sarjana hukum di Fakulktas Hukum Universitas Lambung Mangkurat. (Patar)

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan