Kejurprov Catur Se-Sulawesi Tengah Digelar di Morowali, Najamudin: Permainan Ini Perlu Diterapkan Dalam Kehidupan

oleh -

MOROWALI, Kabar Selebes – Wakil Bupati Morowali, Najamudin, secara resmi membuka Kejuaraan Catur Provinsi (Kejurprof) se-Sulawesi Tengah, Jumat (23/8/2019).

Kegiatan digelar di gedung Serba Guna, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Wakil Bupati Morowali, Najamudin, dalam sambutannya, mengapreasi kegiatan Kejurprov se-Sulawesi Tengah yang digelar di Morowali. Olehnya, pemerintah daerah menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan.

“Olehnya, melalui kegiatan ini menjadi penyemangat dan pendorong bagi kami untuk memberikan perhatian terhadap olahraga ini. Kedatangan bapak dan ibu di Morowali bukan hanya bertanding, tapi juga menjalin silaturahmi sekaligus studi banding atas pembangunan daerah yang sudah tercapai,” jelas Najamudin.

Baginya, olahraga catur merupakan permainan yang perlu di contoh untuk diterapkan dalam kehidupan. Tak banyak bicara, tapi banyak bekerja, dengan berbagai strategi.

Najamudin juga menyampaikan, permohonan maaf kepada seluruh peserta dari 9 kabupaten dan 1 kota, jika pelaksanaan kegiatan di Morowali belum maksimal.

Ketua Umum Harian Percasi Sulteng, Ahmar FN, merasa bangga dan menilai sukses Kejurprov se-Sulawesi Tengah yang digelar di Morowali.

“Percasi Sulteng tidak salah menunjuk Morowali sebagai tuan rumah Kejurprov se-Sulawesi Tengah tahun ini, saya menilai sukses pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Melalui ivent tersebut, menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk menunjukkan yang terbaik, agar nantinya bisa mewakili Sulawesi Tengah berlaga di Kejuaraan Catur Nasional (Kejurnas) di Ambon pada 1 Oktober 2019.

Ahmad mengingatkan pula seluruh peserta, agar memegang teguh prinsip dalam catur, “Gens Una Sumus” atau “Kita Semua Saudara”.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Percasi Morowali, Fadli Rijali, dalam sambutannya mengatakan, bahwa selama ini semangat dan kerja keras sudah dilakukan panitia pelaksana.

Sejak Morowali ditunjuk menjadi tuan rumah Kejurprov Catur sesuai Surat Keputusan Nomor: 021/Pem/Percasi/VII/2019.

“Bila masih terdapat kekurangan, agar dimaklumi. Saya dan panitia pelaksana lainnya sudah berupaya keras, agar kegiatan berjalan lancar. Ditunjuknya Morowali sebagai tuan rumah merupakan prestasi luar biasa, ini sejarah baru di Morowali, karena mendapat kesempatan sebagai tuan rumah,” jelas Fadli.

Dia juga memberikan tagline kepada seluruh peserta. “Kami Bukan Master, Tapi Pembunuh Master”. (Ahyar Lani)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 56 times, 1 visits today)