Polisi Gagalkan Penyelundupan 150 Jeriken Minyak Tanah Ilegal di Balut

PALU, Kabar Selebes- Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sulawesi Tengah berhasil menggagalkan penyelundupan 150 jeriken berisi 3.000 liter bahan bahan minyak (BBM) jenis minyak tanah tanpa surat izin yang resmi di perairan laut Kabupaten Banggai Laut Rabu (30/10/2019).

Kepala Bidang Humas(Kabid Humas) Polda Sulawesi Tengah, AKBP Didik Supranoto mengungkapkan sekira pukul 05.00 Wita petugas Ditpolair wilayah Banggai Laut dipimpin Bripka Bahtiar bersama tiga rekannya pada saat patroli telah menangkap kapal PLM Dunia Baru diduga membawa BBM jenis minyak tanah subsidi yang tidak dilengkapi dengan izin pengangkutan BBM sebanyak 150 jeriken berisi 3.000 liter.

BACA JUGA :  Ulang Tahun ke-33, Radio Nebula FM Palu Gelar Kegiatan Seni dan Olahraga

“Tersangka satu orang yakni nakhodanya berinisial L (48), warga Dusun Eli Besar Desa IH Kecamatan Piru Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Ambon,” kata Didik.

Dia mengatakan, hasil pemeriksaan BBM tersebut diangkut dari wilayah Ambon menuju ke wilayah/desa Luk Sagu Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulteng dengan menggunakan kapal PLM Dunia Baru.

Kemudian tim mengamankan Lainga dan dua orang lainnya (saksi) berikut barang bukti dibawa ke markas Ditpolairud Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  IJTI Sebut Penganiayaan Jurnalis oleh Massa FPI di Munajat 212 adalah Ancaman Kebebasan Pers

Dia menyebutkan, barang bukti yang diamankan satu unit Kapal PLM Dunia Baru, minyak tanah 3.000 liter, dan sejumlah dokumen pelayaran.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 53 huruf b dan/atau Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.(ifal)

Silakan komentar Anda Disini....