ACT Sulteng Distribusi 2 Ton Beras untuk Pesantren di Donggala dan Sigi

PALU, Kabar Selebes – Guna memenuhi kebutugan pangan santri, Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Sulawesi Tengah mendistribusikan 2 ton beras di Dua Pondok Pesantren (Ponpes) yang tersebar di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Melalui Program Beras Untuk Santri Indonesia (BERISI).

Dua Pondok Pesantren itu masing-masing Pondok Pesantren Raudhatul Musthafa Lil Khairaat yang terletak di Desa Kanuna Kabupaten Sigi dan Nahdlatul Khairaat yang berlokasi di Desa Labuan Kabupaten Donggala.

Bantuan beras tersebut merupakan ikhtiar dari ACT untuk membantu kebutuhan pangan di Pondok pesantren.

Kepala Cabang ACT Sulawesi tengah, Nurmarjani Loulembah Mengatakan Bertepatan hari santri kemarin ACT meluncurkan program Beras Untuk Santri Indonesia (BERISI). Program ini dikhususkan untuk bantuan ke Pondok pesantren yang masih membutuhkan uluran tangan para dermawan.

BACA JUGA :  Pemerintah Lakukan Berbagai Upaya Menyelesaikan Konflik Pengelolaan Hutan

Nani Sapaan akrabnya menjelaskan para santri itu merupakan generasi penerus bangsa yang belajar ditempat yang metode pendidikanya khusus membina ahlak selain ilmu pengegetahuan yang nantinya mereka akan implementasikan di tengah-tengah masyarakat.

Nani mengungkapkan ditahap pertama ini ACT mendistribusikan 100 Ton beras untuk 100 pesantren yang tersebar di Indonesia.

Sebelum mendistribuskan beras, Tim ACT Sulawesi tengah melakukan asesmen ke sejumlah pesantren yang ada di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala agar bantuan tersebut tepat sasaran.

BACA JUGA :  Bupati Banggai Resmikan Pasar Gori-Gori di Batui Selatan

“Alhamdulillah hari ini kami mendistribusikan beras satu ton. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri untuk menimba ilmu sehingga kedepanya para santri ini dapat menjadi penerus bangsa kedepanya, Katanya di sela-sela penyerahan bantuan beras ke Ponpes Raudhatul Mustafa Lil Khairat,” Sabtu (2/11/2019).

Pimpinan Pondok pesantren Raudhatul Mustafa Lil Khairat Ahmad Zaini, mengemukakan terobosan program yang digagas ACT ini ini sangat bagus dan kami sangat mendukung.

Menurutnya bantuan beras itu sangat tepat dan dirasakan langsung oleh santri maupun yang ada di Pondok.

“Menurut Saya ,ini bantuan sangat berguna bagi kami. Program BERISI ini sangat tepat dan bagus untuk pondok pesantren dan kami sangat mendukung program tersebut,” kata Ahmad Zaini ketika menerima bantuan beras dari ACT.

BACA JUGA :  Berkontribusi Lebih Pascabencana, Huntap adalah Bantuan Terakhir Yayasan Budha Tzu Chi

Hal senada juga disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Khairaat, ustaz Hariyanto.

“Alhamdulillah kami pribadi dan keluarga besar Nahdlatul Khairaat mengucapkan terima kasih kepada ACT atas bantuan yang telah diberikan melalui Program BERISI,” ungkapnya.

Menurut Ustaz Hariyanto sebagian besar santri yang tinggal di Ponpes Nadhlatul Khairaat merupakan dari kalangan fakir dan miskin. Sehingga bantuan ini benar-benar tepat sasaran.(Ifal)

Silakan komentar Anda Disini....