Kepada Tim Banggar DPR RI, Bupati Sigi Usulkan Pembangunan Pascabencana Rp 13,1 Triliun

SIGI, Kabar Selebes – Bupati Sigi Mohammad Irwan mengatakan bahwa kerugian yang dialami Kabupaten Sigi akibat dihantam bencana gempa bumi dan likuefaksi sebesar Rp 11,1 triliun. Pemerintah setempat telah mengusulkan ke Bappenas melalui Gubernur Sulawesi Tengah untuk realisasinya sebesar Rp 13,1 triliun.

“Saya harap ini menjadi perhatian dan pertimbangan dari Tim Badan Anggaran DPR RI, karena wilayah Kabupaten Sigi merupakan wilayah pertanian. Yang paling terasa untuk ekonomi adalah irigasi yang sedang dikerjakan oleh Kementerian PUPR,” kata Irwan di hadapan Tim Banggar DPR RI di gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng Senin (11/11/2019).

BACA JUGA :  Suryanto Mantap Maju Cawagub Sulteng

Menurut Irwan, sambil menunggu proses perbaikan irigasi yang akan memakan waktu cukup lama, pihaknya meminta bantuan penyediaan alkon, pompa sumur dalam, pompa sumur dangkal agar ekonomi di Sigi, agar pertanian dan perkebunan bisa berjalan dan pemulihan ekonomi untuk masyarakat bergerak lebih cepat lagi.

“Dan saya harapkan pembangunan irigasi bisa selesai pada tahun 2021, sesuai dengan penyampaian Presiden,” tuturnya.

Mohamad Irwan mendapat apresiasi yang luar biasa dari Tim Banggar DPR RI, karena Beliau merupakan satu-satunya Pimpinan Daerah yang menghadiri langsung kunjungan kerja tersebut dan menyerahkan langsung proposal usulan program dana APBN Tahun Anggaran 2020 kepada Pimpinan Banggar DPR RI.

BACA JUGA :  HT Yakin Jokowi-KH Ma'ruf Amin Menang

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI H. Muhidin M. Said, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan pertama kalinya Banggar DPR RI di Sulawesi Tengah. Menurut Muhidin, kunjungan kerja mereka ke Sulawesi Tengah dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi dalam bidang anggaran sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan negara dan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang MD 3 yaitu tentang kedudukan MPR, DPR, DPD dan DPRD.

BACA JUGA :  Sepekan 10 Kasus Kekerasan Jurnalis, IJTI Desak Polri Benahi Diri

“Pilihan terhadap Sulawesi Tengah sebagai tempat kunjungan kerja, dikarenakan Provinsi ini sebagai salah satu Provinsi yang memiliki potensi penerimaan sektor perpajakan yang cukup besar serta pertumbuhannya luar biasa,” kata Muhidin.

Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, mitra Badan Anggaran, sekretaris daerah Provinsi Sulawesi Tengah, wakil bupati Parigi Moutong, wakil bupati Poso, wakil bupati Morowali, sekretaris daerah Banggai Laut, sekretaris daerah Tolitoli, kepala perwakilan Bank Indonesia dan instansi terkait lainnya.(Arfiah)

Silakan komentar Anda Disini....