Serius Tangani Bencana, Bupati Sigi Dorong RPKB Menjadi Perbup dan Perda

SIGI, Kabar Selebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar lokakarya finalisasi dokumen Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) dan SOP penanganan darurat bencana Kabupaten Sigi di UPT Bapelkes Sulteng, Kamis, (21/11/2019). Kegiatan itu merupakan tindaklanjut hasil evaluasi Tabletop Exercise (TTX) oleh Emergency Response Capacity Building (ERCB) beberapa waktu lalu.

Bupati Sigi Moh Irwan pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada ERCB serta elemen yang menyusun RPKB dan SOP tersebut. Menurutnya, dengan wilayah yang rentan dengan bencana, perlu diterapkannya dokumen maupun SOP mitigasi bencana.

BACA JUGA :  Bumi Resources Minerals Segera Produksi Emas di Palu

Kata Irwan, dokumen RPKB nantinya dituangkan dalam peraturan Bupati dan ditingkatkan ke peraturan daerah.

“Dokumen ini ada, kita dorong ke perbup dulu setelah itu bila perlu ditingkatkan ke peraturan daerah. Kalau di perda, berarti menjadi dokumen baku, siapa saja yang memimpin daerah nantinya, itu yang dipakai,” jelas Irwan.

Koordinator lokakarya finalisasi dokumen Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) dan SOP penanganan darurat bencana Kabupaten Sigi Johan R. Santosa menyampaikan bahwa perencanaan kegiatan penyusunan RPKB tersebut adalah inisiatif Bupati Sigi yang meminta kepada pihaknya untuk membantu dalam proses penanggulangan bencana, karena melihat kabupaten Sigi yang memiliki kerawanan bencana, yang setiap saat dapat terjadi.

BACA JUGA :  Polres Morowali Amankan Dua Pelaku Penyebar Hoax, Dijerat UU ITE Dengan Hukuman 6 Tahun Penjara

“Sebenarnya hal ini sudah dibicarakan oleh Pak Bupati sejak Februari 2019 kemarin pasca bencana, ia meminta kepada kami agar kabupaten Sigi dapat dibantu dalam penanggulangan bencana, karena melihat kerawanan kabupaten Sigi tidak hanya bencana gempa likuefaksi saja yang terjadi tetapi bencana banjir yang setiap saat dapat terjadi,” kata Johan.

Hal itulah yang mendasari Johan menggelar lokakarya finalisasi dokumen Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) dan SOP penanganan darurat bencana Kabupaten Sigi.  

BACA JUGA :  Pertanian Alami Wujudkan Kedaulatan Petani Kreatif

“Selain itu, kegiatan ini juga diatur dalam UU nomor 24 tahun 2007, namun hal ini masih terabaikan oleh beberapa daerah, jadi bisa dibilang kabupaten Sigi yang pertama kali menggunakan UU tersebut di daerah ini,” kata dia.(Arfiah)

Silakan komentar Anda Disini....