Habitat for Humanity Bangun 500 Huntap Insitu di Sigi

oleh -

SIGI, Kabar Selebes – Habitat for Humanity Indonesia menargetkan akan membangun 500 unit hunian tetap insitu tahan gempa di Desa Lolu, Kecamatan Sigi-Biromaru, Kabupaten Sigi. Untuk tahap pertama, 2019 akan dibangun 150 unit dan seluruhnya akan selesai tahun 2021.

Chief of Party Disaster Response Habitat for Humanity Indonesia Herbert Barimbing mengatakan pembangunan hunian tetap tahap pertama sebanyak 150 unit dan 30 unit sudah siap penghuninya.
Menurut Herbert, pembangunan hunian tetap dibangun atas dukungan dana dari PT Citra Palu Minerals (CPM), sebuah perusahaan tambang emas di Poboya, Kota Palu.

“Saat ini dana yang ready masih untuk 150 unit dari target 500 unit,” kata Herbert.

Kata Herbert lagi, dalam proses pembangunan hunian tetap sudah menempuh prosedur dan disahkan oleh tim ahli bagunan dan gedung.
Kata Herbert lagi, memasuki tahun 2019, Habibat for Humanity telah membangun 1.039 hunian sementara, 13 MCK umum, 400 toilet keluarga, pembangunan, fasilitas air bersih yang melayani sekitar 700 keluarga, 408 peralatan kebersihan, 410 peralatan pertukangan, 558 lembar terpal, peralatan pembersihan puing untuk 11 komunitas.

Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta berterima kasih atas dukungan Habitat for Humanity yang membangun hunian tetap bagi korban bencana di Desa Lolu.

“Yang pertama saya berterima kasih Habitat karenadari total perencanaan bangunan rusak berat, sedang dan ringan itu sekitar 32 ribu unit yang akan dibangun kembali, 13 ribu unit kategori rusak berat,” kata Irwan.

Tentunya, dengan pola APBN dan bantuan luar negeri akan menunggu dan proses yang begitu panjang. Habitat yang sudah menempuh proses dan begitu cepat tapi clear. Desain teknisnya, struktur gempa sudah masuk, tinggal IMBnya yang akan dipercepat sehingga memudahkan kita mempercepat stimulan itu sendiri.

Menurut Irwan, dengan adanya dukungan dari NGO seperti Habitat ini, keuntungannya dari dana stimulan itu sudah ada diusulkan sebanyak 25 ribu nama, terus akan dikurangi 150 nama. “Tetapi semua itu harus dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujar Irwan. (patar)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 48 times, 1 visits today)