Jaring Aspirasi Lewat Temu Perempuan Penyintas

PALU, Kabar Selebes – Solidaritas Perempuan bekerjasama dengan sejumlah lembaga menghelat Temu Perempuan Penyintas. Pertemuan ratusan perempuan penyintas dari berbagai daerah terdampak bencana berlangsung dua hari di Aula Kantor Inspektorat Propinsi Sulawesi Tengah, Senin-Selasa, 2 s/d 3 Desember 2019. Hari pertama dengan agenda sharing pengalaman dari perempuan penyintas bencana Aceh dan Yogjakarta.

Asisten Administrasi Umum dan Organisasi Pemprov Sulteng Muliono mewakili gubernur, mengapresiasi langkah dan peran dari NGO seperti Solidaritas Perempuan. Peranan NGO begitu besar setelah daerah ini terkena bencana 28 September 2018 silam.

BACA JUGA :  Polisi Poso Amankan Kosmetik Ilegal Hingga Tangkap Pelaku Narkoba

“Saya berterima kasih atas bantuan dan dukungan selama menghadapi pascabencana. Berkat bantuan NGO ibu-ibu mendapatkan keterampilan untuk bisa kembali menggerakkan ekonomi keluarga,” kata Muliono.

Sementara itu, Ketua Panitia Temu Perempuan Penyintas, Fitriani S Pairunan mengatakan kegiatan ini untuk menjaring aspirasi dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi perempuan dalam memenuhi hak-hak dasar mereka selama dalam pengungsian maupun di hunian sementara.

BACA JUGA :  BMKG Palu Sebut Ada 29 Sesar Aktif di Sulawesi Tengah

“Begitu banyak hak perempuan penyintas yang belum terpenuhi oleh pemerintah,” kata Fitriani.

Lanuut Fitriani, di hari kedua akan dianjutkan dengan diskusi panel bersama sejumlah narasumber terkait penanganan pascabencana maupun legislatif. Selain itu akan dilakukan deklarasi sekaligus menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah dari hasil penjaringan aspirasi.

Beragam kerajinan tangan, ole-ole dan makanan ringan hasil dari perempuan penyintas ikut dipamerkan dan bisa dibeli langsung oleh pengunjung.(patar)

Silakan komentar Anda Disini....